Kesulitan Air Bersih, Warga Desa Duren Gali Sumur Hingga 30 Meter

Kesulitan Air Bersih, Warga Desa Duren Gali Sumur Hingga 30 Meter
Warga ketika mendalamkan sumur

Lumajang, Motim - Warga di Dusun Darungan Lor, Desa Duren, Kecamatan Klakah masih kesulitan air bersih. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ada warga yang terpaksa membeli air bersih. Warga juga berusaha menggali sumur yang ada untuk mendapatkan air bersih.

Salahsatu warga setempat, Zainal Cholis Salim menyampaikan, kondisi seperti ini terjadi ketika musim kemarau. Namun puncak krisis air bersih dirasakannya sudah sebulan ini. Ia bersama warga sekitar sudah berupaya menggali sumur yang ada. Dengan harapan masih ada mata air yang keluar.

"Sumur ini dalamnya sudah lebih dari 30 meter Mas," katanya pada awak media, yang kebetulan bersama warga lainnya sedang melakukan pendalaman sumur. Namun, tidak ada air bersih yang keluar. Justru yang keluar dari sumur itu adalah lumpur dan bebatuan. "Ini lumpur semua," tambahnya.

Ia mengaku, jika tempat tinggalnya masih belum terjangkau oleh program pemerintah terkait masalah air bersih. Droping air bersih dari pemerintah tidak ada. Tahun lalu pihak desa berupaya menyalurkan air dari sumber terdekat, namun karena debit airnya kurang, jadinya tidak sampai ke tempatnya.

"Informasinya ada Pamsimas, tapi benar atau ndak masih belum tau," katanya.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo ketika dikonfirmasi, menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan droping air bersih, termasuk ke Desa Duren.

"Kalau Pondok Pesantren, bisa mengajukan permohonan ke BPBD, Baznas atau Lazismu," jelasnya. (rus)