Penegakan Protokol Kesehatan Kembali Digelar dengan Operasi Yustisi

Penegakan Protokol Kesehatan Kembali Digelar dengan Operasi Yustisi
Pengendara motor saat disanksi membacakan Pancasila

Lumajang, Motim - Meningkatnya jumlah pasien yang terpapar covid 19 di beberapa kota belakangan ini, termasuk Kabupaten Lumajang. Operasi penggunaan masker di masyarakat kembali digalakkan.

Kesadaran masyarakat selama masa kehidupan baru (New Normal) dalam penggunaan masker selama beraktifitas cukup tinggi. Meskipun beberapa orang terlihat tidak menggunakan masker.

Wakapolres Lumajang, Kompol Hendry Soelistiyawan, SE, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Operasi Yustisi terkait protokol kesehatan atau covid 19. "Kami dibantu oleh personil TNI, Satpol PP juga akan melibatkan personil Pengadilan Negeri untuk pembinaan," katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindak pelanggar protokol kesehatan dengan push up atau membuat surat pernyataan. "Prosentase kesadaran masyarakat cukup tinggi," ucapnya.

Kegiatan seperti ini sudah sejak lama dilakukan oleh kepolisian dengan program Amanusa. "Hari ini kita gelar Operasi Yustisi, tidak hanya di Lumajang tapi serentak dilakukan di seluruh Indonesia" jelasnya.

Selama operasi berlangsung, terlihat ada beberapa pengguna jalan yang tidak memakai masker dan diberikan teguran juga sanksi berupa push up, melantunkan lagu Indonesia Raya atau menghafalkan Pancasila. Setelah pengguna jalan menunaikan sanksi dan sudah memakai masker, baru dipersilahkan melanjutkan perjalanannya.

Informasi yang diperoleh Memo Timur, salah satu pelanggar yang dikenai sanksi push up diketahui bekerja sebagai staf Badan Pertanahan Nasional.(rus)