Protokol Kesehatan di Kawasan TNBTS Perlu Diperketat

Ranu Kumbolo. (*) 
Lumajang, Motim - Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menandatangani kerjasama terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian Gunung Semeru. Pasalnya protokol kesehatan di kawasan TNBTS, termasuk di Gunung Semeru perlu diperketat di tengah Pandemi Covid-19 dan adaptasi kehidupan normal baru (new normal).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, Pemkab Lumajang akan mendukung penuh upaya Balai Besar TNBTS, terkait dengan persiapan dibukanya jalur pendakian ke Semeru. Pihaknya akan mengkoordinasikan terkait protokol kesehatan yang secara medis harus dipenuhi oleh para wisatawan yang berkeinginan untuk melakukan pendakian ke Semeru.

"Saat ini semuanya masih fokus melakukan penanganan Covid-19. Kami harus melakukan telaah dan saat ini kerja sama antara TNBTS dengan Pemkab Lumajang untuk menindaklanjuti terhadap kondisi yang harus dipahami. Kita akan koordinasikan lebih teknis ditingkat Kabupaten Lumajang agar protokol kesehatan dipatuhi dan itu akan kami persiapkan," ujarnya.

Selain itu, disampaikan Cak Thoriq, bahwa dengan dibukanya jalur pendakian semeru, diharapkan agar masyarakat yang ada di Desa Ranupani harus terus melakukan antisipasi terhadap penyebaran atau penularan Covid-19. Hal itu memang harus disadari secara bersama-sama.

Dirinya juga berharap, dengan dibukanya jalur pendakian ke Semeru, maka perputaran ekonomi masyarakat disekitar akan tetap berjalan, namun masyarakat harus tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Dengan begitu, maka kesehatan saat ini menjadi prioritas, namun pertumbuhan ekonomi di masyarakat harus tetap berjalan.

"Saya harap kebersamaan antara kami Pemkab Lumajang dengan TNBTS akan semakin baik, konsolidatif, dan koordinatif, sehingga itu semua menjadi cara pandang kita untuk menuntaskan semua persoalan yang ada di masyarakat. Termasuk, terkait dengan penanganan Covid-19 dan penumbuhan ekonomi salah satunya dengan membuka kembali pendakian Gunung Semeru," pungkasnya. (fit)