Sejak Remaja jadi Pande Besi, Bisa Bikin Pedang Samurai dan Keris

Ibnu Baufi. (*) 
Lumajang, Motim - Ibnu Baufi, warga Dusun Jurang Dawir Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko bukan seorang pande besi biasa. Ia sudah menekuni hal tersebut sejak Ia masih remaja berumur 15 tahun. Dirinya mampu membuat beragam senjata tradisional. 

Dirinya menceritakan, keahliannya itu merupakan keturunan dari kakeknya. Usaha pande besinya saat ini, lebih banyak menghasilkan senjata tradisional seperti pedang samurai, keris, dan celurit dari bahan besi aji dan damaskus.

"Iya memang kakek saya dulu ada yang pande besi gaman seperti keris, samurai, dan lain-lain," katanya.

Ibnu Baufi ini setiap hari mampu menghasilkan 2-5 pesanan. Pendapatannya pun bisa ratusan ribu dalam sehari. Ia mengaku usahanya bisa terus berjalan karena mengutamakan kualitas produk bahan miliknya.

"Sekarang penjualan sudah berjalan 2 tahun," jelasnya. Tak hanya itu, Ia juga mengaku banyak menerima pesanan bukan hanya dari Lumajang saja. Namun juga dari luar daerah, bahkan luar pulau.

“Dan saya juga menerima orderan dari luar jawa seperti Bali, Papua, Kalimantan, dan Sumatera,” pungkasnya.

Disisi lain Ibnu Baufi pengusaha pande besi menyampaikan proses pembuatannya sementara ini masih dengan manual. Dengan kendala dari omset dan tempat yang ada saat ini sangat memperhatinkan oleh karna itu dirinya menginginkan usahanya berkembang. (fit)