Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Petugas Ancam Cabut Izin dan Beri Sanksi

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Petugas Ancam Cabut Izin dan Beri Sanksi
Pelanggar protokol kesehatan disanksi sosial

Lumajang, Motim - Pemilik rumah makan, Cafe, tempat hiburan malam juga tempat usaha lainnya yang disinyalir menjadi tempat berkumpulnya massa terancam dicabut izinnya bila tak patuhi protokol kesehatan Covid-19.

Untuk menekan pelanggaran terkait protokol kesehatan tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari personil Polres Lumajang, Kodim 0821 dan Satuan Polisi Pamong Praja semakin intens dalam melakukan operasi protokol kesehatan.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja, Sunardi, Sp. Mp. menyampaikan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan terus melakukan operasi Yustisi sesuai dengan Inpres nomor 6 tahun 2020.

Dan pihaknya tidak pandang bulu dalam memberikan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan. "Sasarannya ya tempat kerumunan massa," katanya saat ditemui Memo Timur usai melakukan operasi, Rabu (23/9), malam.

Operasi protokol kesehatan yang dilakukan kemarin malam itu menyasar ke sejumlah tempat di sekitar jalan MT. Haryono, kemudian ke arah jalan Diponegoro, lalu ke jalan Prof. Moh. Yamin hingga ke jalan Kapt. Suwandak, kemudian dilanjutkan ke jalan Panjaitan hingga ke jalan Letkol Slamet Wardoyo.

Kemudian kembali ke arah jalan Panjaitan, lalu menuju jalan Kapt. Suwandak dan melewati jalan AR Hakim, kemudian melalui jalan Cokrosujono dan berakhir di kantor Satpol PP.

"Ada puluhan pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi sosial," ujarnya.

Selama operasi itu berlangsung pihaknya juga menghimbau kepada pemilik warung makan, tempat hiburan, Cafe juga tempat usaha lainnya agar mematuhi protokol kesehatan. Jika kedepan masih kedapatan melakukan pelanggaran maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas mencabut ijin usahanya.

"Jika minggu depan masih membandel, izin usahanya akan kita cabut juga akan kami kenakan denda di tempat," tegasnya.(rus)