108 Desa Sudah Jalankan ‘Gempita Desa’

108 Desa Sudah Jalankan ‘Gempita Desa’
Pembukaan Program Gempita Desa

Lumajang, Motim - Program Gerakan Membangun Pendidikan Kesetaraan Desa (Gempita Desa) terus digalakan demi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang. Saat ini sudah ada 108 desa yang telah menjalankan program tersebut.

“Hingga saat ini, di Lumajang telah ada sekitar 108 desa yang sudah melaksanakan program Gempita Desa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Agus Salim dalam pembukaan kegiatan Gempita Desa Tahun 2020, di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (6/10).

Pihaknya juga telah berkoodinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lumajang untuk melakukan validasi data kependudukan, terkait riwayat sekolah penduduk. Iya yakin melalui program ini, IPM Lumajang bisa terdongkrak.

"Saya meyakini Gempita Desa ini banyak mendongkrak angka IPM, Dindik mulai bersinergi dengan Dispendukcapil untuk membentuk Satgas Update Data atau permutahiran data, dengan harapan kita ada kesamaan data sehingga ada validasi data, ini kami lakukan, di akhir tahun sudah harus tuntas," pungkasnya.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga yakin, program tersebut bisa mempercepat kenaikan IPM Lumajang. "Saya bersama Bunda Indah berkeinginan, agar Gempita Desa ini menjadi cara cepat kita, Kabupaten Lumajang melakukan eksplorasi problem rata-rata lama sekolah," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Menurutnya, Pemkab Lumajang terus berupaya untuk dapat menuntaskan problem/permasalahan terkait kesetaraan pendidikan di kalangan masyarakat. Selain itu, disampaikannya, bahwa untuk membangkitkan semangat masyarakat, dirinya meminta agar dilakukan inovasi terhadap pola pembelajaran Gempita Desa.

"Kita harus mengejar, kita harus jemput bola, masyarakat harus mendapatkan akses terhadap kejar paket, ini yang saya ingin bangun," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Thoriq juga meminta, agar semua Perangkat Daerah terkait dapat membangun sinergisitas yang baik. Untuk mendukung dan menyukseskan Gempita Desa di Kabupaten Lumajang.

Sementara Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati meminta, agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lumajang memprioritaskan Gempita Desa melalui APBD dan APBDes. Serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan terkait pendukung IPM.

Menurutnya, indikator peningkatan IPM tidak hanya didasarkan pada pendidikan, tapi juga pendapatan masyarakat secara ekonomi dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, dirinya berharap, keterlibatan dan semangat masyarakat turut mempercepat peningkatan IPM di Kabupaten Lumajang. (fit)