Antisipasi Kluster Pasar, Penyemprotan Disinfektan Rutin Dilakukan

Antisipasi Kluster Pasar, Penyemprotan Disinfektan Rutin Dilakukan
Penyemprotan disinfektan

Lumajang, Motim - Penyemprotan disinfektan di semua pasar di Kabupaten Lumajang rutin dilakukan. Hal ini guna mengantisipasi adanya kluster pasar dalam penularan Covid-19 di Lumajang. Apalagi hingga saat ini angka positif Covid-19 di Lumajang terus mengalami peningkatan.

Sekretaris Dinas Perdagangan Lumajang, Aziz Fahrurrozi menyampaikan, penyemprotan disinfektan di semua pasar dilakukan secara rutin dua hari sekali. Petugas melakukan penyemprotan saat pasar sepi.

“Kita kadang melakukan penyemprotan di malam hari, ketika pasar sepi,” ujarnya.

Namun kata dia, ada pasar yang tidak pernah sepi dari pembeli maupun penjual. Seperti di Pasar Baru. Sehingga, penyemprotan dilakukan secara kondisional. Yakni dilakukan secara bergantian di titik-titik yang sedang senggang.

“Jadi tetap kita semprot disinfektan,” ujarnya.

Aziz menambahkan, penyemprotan ini rutin dilakukan, karena di pasar dinilai rawan atau berisiko terjadi penularan Covid-19. Dindag juga bekerjasama dengan pihak TNI untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Selain penyemprotan, pihaknya juga melakukan sejumlah upaya guna meminimalisir penularan virus itu. “Seperti kita mewajibkan semua pembeli maupun pedagang untuk memakai masker. Petugas selalu berkeliling untuk menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Tak hanya itu, ada juga petugas yang mengecek suhu pengunjung pasar dengan termogun. Serta menghimbau pedagang maupun pembeli untuk bercuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

Bahkan, secara berkala Dindag melakukan pengecekan ke pasar-pasar, untuk memastikan alat yang disediakan masih berfungsi dengan normal. “Misalnya ada termogun atau tempat cuci tangan yang rusak akan kita ganti,” pungkasnya. (fit)