Camat Sumbersuko: Pawon Urip untuk Mengurangi Beban Warga

Camat Sumbersuko: Pawon Urip untuk Mengurangi Beban Warga
Camat Sumbersuko Misjoko, SH

Lumajang, Motim - Meminimalisir beban sosial akibat dampak pandemi covid 19, pada sektor ekonomi di tingkat desa, Camat Sumbersuko, Misjoko, SH memberikan dorongan untuk memunculkan potensi setiap desa. Lomba Pawon Urip antar desa diharapkan bisa jadi solusi.

Jajaran di tingkat Kecamatan Sumbersuko bersama TP PKK desa berupaya menjadikan Pawon Urip sebagai primadona kegiatan desa di tengah pandemi covid 19. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi beban sosial yang dialami warga, utamanya untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan pemenuhan gizi.

Misjoko, SH. menyampaikan agar Ibu PKK di internal kecamatan dan kader-kader yang ada di desa, bisa menggerakkan kadernya untuk memberikan sumbangsih kepada warga, di tengah wabah pandemi seperti saat ini. "Lomba pawon urip ini diikuti semua desa yang ada di Kecamatan Sumbersuko," katanya kepada Memo Timur di kantornya, Senin (5/10/20).

Selain untuk menumbuhkan potensi yang ada di desa, hal ini diyakininya bisa membantu kebutuhan dasar dalam rumah tangga, khususnya kebutuhan dapur akan sayur mayur yang dinilai memiliki gizi yang baik. "Pawon urip ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, juga memperindah lingkungan," tambahnya.

Penilain pawon urip tersebut sudah dilaksankan sejak tanggal 30 September 2020 dan akan berakhir pada hari Rabu (7/10/20), besok. Panitia dalam lomba antar desa ini juga melibatkan Diknas dan Dinas Pertanian.

"Kriteria penilaiannya dari segi kemanfaatan dan penambahan gizi dari tanaman yang ada," jelasnya.

Hadiah yang akan diberikan oleh pihak kecamatan berupa sharing spirit untuk mendukung kegiatan tersebut, juga support uang pembinaan bagi desa yang memenuhi kriteria penilaian.

Selain lomba antar desa, ada 4 desa di Kecamata Sumbersuko yang juga mengadakan lomba serupa antar rukun warga (RW). Diantaranya, Desa Labruk Kidul, Desa Mojosari, Desa Sumbersuko dan Desa Purwosono.

Sedangkan untuk jangka panjangnya, Misjoko berencana akan menggalakkan budidaya Lele Ember, karena selain tidak membutuhkan tempat yang luas juga perawatannya lebih mudah. "Lele ember ini sudah mulai marak di Kecamatan Sumbersuko," pungkasnya.(rus)