Jaga Cita Rasa, Petani Pasrujambe Olah Kopi Secara Tradisional

Bupati petik Kopi Pasrujambe. (*)

Lumajang, Motim - Kecamatan Pasrujambe menjadi salahsatu wilayah di Lumajang sebagai penghasil kopi yang berkualitas. Sebagai upaya mempromosikan keunggulan kopi dari hasil produk perkebunan di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Bupati Lumajang Thoriqul Haq melaksanakan kegiatan Petik Buah Kopi di sana.

Ia menyampaikan, memetik buah kopi merah atau yang benar-benar masak di pohon merupakan proses untuk menjadikan kopi mempunyai rasa dan ciri khas tersendiri. Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada para petani kopi di Lumajang agar memetik buah kopi yang sudah merah, karena nantinya akan menghasilkan cita rasa kopi yang nikmat.

Adapun proses pengolahannya mulai dari buah, biji hingga menjadi bubuk kopi masih dengan menggunakan proses tradisional, sehingga dapat menghasilkan kopi dengan cita rasa yang khas.

"Tadi saya melihat secara langsung proses pembuatan kopi secara tradisional, dan itu yang nantinya akan dapat menghasilkan kualitas kopi yang berbeda, antara kopi hasil produksi pabrikan yang menggunakan berbagai macam teknologi, dengan kopi yang dibuat secara tradisional oleh para petani kopi, mulai dari tanam yang organik sampai cara goreng kopinya masih tradisional," ujar dia.

Thoriq juga berharap, agar para petani kopi di Lumajang tetap produktif selama proses tanam, sehingga dapat menghasilkan kopi yang siap untuk dipasarkan.

Selain itu, disampaikannya, bahwa ke depan pihaknya akan membantu mulai dari mekanisme maupun desain untuk proses pengemasan produk, sehingga para petani kopi nantinya akan terus dapat memproduksi dan berjalan hingga menemukan pasar yang sesungguhnya.

"Ini semua tentu akan kami (pemerintah daerah, red) intervensi terkait dengan pemasarannya, dan harapannya betul-betul mendapatkan pasar yang sesuai harapan mereka (petani kopi), yaitu kopi yang berkualitas dan mempunyai cita rasa khusus," katanya. (fit)