Kapolres Lumajang Berikan Penghargaan Kepada Personil Sat Lantas dan Kades

Kapolres menyerahkan penghargaan. (cho)
Lumajang, Motim - Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa, SH, S.IK, M.IK memberikan penghargaan kepada sejumlah personil Sat Lantas dan kepala desa (kades). Penghargaan itu diberikan dalam rangka Lomba Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 Tahun 2020.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres di Halaman Polres Lumajang, Jumat (9/10). Ada 6 anggota Kepolisian yang menerima penghargaan tersebut. Ditambah seorang Pegawai Harian Lepas (PHL) Sat Lantas dan seorang Kades.

Mereka diantaranya, Kasat Lantas, AKP I Putu Angga Feriyana, SH, SIK, MH, Kanit Dikyasa Andrias Shinta P.W., SH, anggota Sat Lantas Briptu Yuke Nanda Eriyanti, serta Kepala Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Hendrik Dwi Martono. Keempatnya berhasil menjadi Juara 1 dalam Lomba Cipta Lagu Peduli Keselamatan Kategori Pop tingkat Polda Jatim.

Kemudian penghargaan diberikan kepada Kanit Turjawali Sat Lantas, Maryanto, Ia sebagai instuktur lalu lintas dan safety riding dalam pembentukan Kampung Tangguh Semeru di Desa Purwosono. Sehingga desa itu mendapat Juara 2 Lomba Kampung Tangguh Kategori Sadar Lalu Lintas Terbaik tingkat Polda Jatim.

Prestasi yang diraih itu, tak lepas dari bantuan anggota Sat Lantas, Claudya Visca Alvareza sebagai penyusun administrasi dalam pembentukan Kampung Tangguh Semeru di Desa Purwosono. Sehingga Ia juga mendapatkan penghargaan.

Kasat Lantas juga mendapat penghargaan lainnya, sebagai koordinator pembentukan Kampung Tangguh Semeru di Desa Purwosono. Dirinya turut andil dalam Juara 2 Kampung Tangguh yang diraih desa tersebut.

Kepala Desa Purwosono juga mendapat penghargaan lainnya, sebagai penggagas Kelompok Sadar Lalu Lintas 'Wani Tertib' Kampung Tangguh Semeru di desanya. Hal itu sebagai penunjang dalam penilaian Lomba Kampung Tangguh.

Kapolres AKBP Deddy Foury Millewa pun menyampaikan terimakasih kepada mereka yang sudah berdedikasi dan berprestasi. “Saya ucapkan terimakasih untuk semuanya,” ucapnya.

Untuk lagu yang sudah diciptakan, kata Kapolres bisa menyemangati anggota Kepolisian dan warga masyarakat. Ia menambahkan, Desa Purwosono juga bisa menjadi contoh bagi desa lainnya sebagai Kampung Tangguh.

“Saya berharap, desa tersebut menjadi contoh Kampung Tangguh,” pungkasnya. (cho)