Lumajang Keluar dari Zona Merah, Polres Dapat 10 Motor dari Gubernur

Kapolres menyerahkan kunci motor kepada kapolsek secara simbolis. (cho)
Lumajang, Motim - Polres Lumajang mendapat 10 unit motor operasional dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Motor ini diberikan, setelah Lumajang berhasil keluar dari Zona Merah penyebaran Covid-19.

Motor merek Honda Verza tersebut diterima secara simbolis, diwakili oleh Kapolsek Sukodono, AKP Ahmad Sutiyo, SH. dan Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto, SH. di halaman Polres Lumajang, Jumat (9/10).

Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa, SH, SIK, MIK, menyampaikan, Lumajang sebelumnya sempat masuk ke zona merah. “Kita kembali cepat ke Zona Kuning,” ujarnya. Motor yang didapatkan itu, selanjutnya bisa dimanfaatkan oleh personil untuk berkegiatan seperti patroli.

Kapolres juga sempat menyampaikan, untuk Operasi Yustisi akan tetap terus digalakkan oleh petugas gabungan di semua wilayah. “Kita minta masyarakat menjaga dan mendukung pemerintah. Sehingga Operasi Yustisi ini adalah keputusan bersama antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, sanksi denda juga masih akan tetap diberlakukan. Namun sejauh ini masih tidak memberatkan masyarakat. Hasil denda yang terkumpul pun, akan dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19.

“Sanksi denda kita masih menyesuaikan. Karena kebijakan sanksi denda digunakan untuk kebutuhan orang-orang yang isolasi mandiri. Jadi kita mempunyai kebijakan, bukan kebijakan sepihak,” ujarnya. (fit)