Pasien OTG Covid-19 Banyak Disebabkan dari Perjalanan Luar Kota

Pasien OTG Covid-19 Banyak Disebabkan dari Perjalanan Luar Kota
Lumajang, Motim - Angka aktif positif Covid-19 di Lumajang, per 12 Oktober 2020 tercatat ada 131 kasus. Dari jumlah tersebut, 102 pasien diantaranya dirawat di rumah sakit. Sisanya 29 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien yang menjalani isolasi mandiri adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang, dr. Bayu Wibowo menyampaikan, pasien tanpa gejala itu, diantaranya kebanyakan setelah perjalanan luar kota.

“Banyak OTG karena dia perjalanan luar kota, ada kontak erat dengan pasien positif, itu banyak. Jadi positif itu tidak mesti sakit,” ucapnya, Selasa (13/10).

Lanjutnya, pasien OTG lebih cepat sembuh. “Setelah 10 hari setelah swab, jika tidak ada gejala, dia dinyatakan sembuh,” ucap Bayu.

Data sementara, hingga saat ini, per 12 Oktober 2020, total ada 661 kasus Covid-19 di Lumajang. Ada 469 diantaranya yang sudah berhasil sembuh. Dan ada 61 pasien yang meninggal dunia.

Lumajang pun kini masih berada di Zona Oranye penyebaran Covid-19 atau wilayah dengan resiko sedang. Sebelumnya, Lumajang sempat masuk ke Zona Merah untuk beberapa hari, hingga akhirnya kembali ditetapkan ke Zona Oranye. (fit)