Pawon Urip Terus Digalakkan di Tengah Pandemi

Camat Sukodono melihat Pawon Urip di Desa Karangsari. (fit)
Lumajang, Motim - Program Pawon Urip terus digalakkan di Lumajang di tengah pandemi Covid-19. Semua desa/kelurahan diminta memiliki Pawon Urip yang konsisten dikembangkan untuk ketahanan pangan masyarakat di tengah pandemi.

Seperti diketahui, Pawon Urip adalah program penanaman berbagai bahan makanan atau masakan dengan memanfaatkan lahan warga. Untuk memacu hal itu, Pawon Urip ini pun dilombakan.

Monitoring dan evaluasi terhadap Pawon Urip yang ada di desa/kelurahan juga dilakukan agar keberadannya bisa lebih maksimal. Seperti yang dilakukan terhadap Pawon Urip yang ada di Desa Karangsari, Kamis (8/10).

Camat Sukodono, Alfian menyampaikan, yang terpenting dari adanya Pawon Urip adalah keberlanjutannya ke depan. Jadi, bukan hanya sekadar ada untuk saat ini. Namun lebih berkembang lagi.

“Yang penting berkelanjutannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pawon Urip itu juga bisa dikembangkan di masing-masing rumah warga. Artinya tidak hanya terfokus di titik-titik tertentu saja. “Pawon Urip ini bisa dikembangkan di setiap KK,” pungkasnya.

Kepala Desa Karangsari Sugiantoro menambahkan, pihaknya pun siap mendukung program tersebut. Saat ini di desanya, sudah ada Pawon Urip di empat titik. Pihaknya akan berkomitmen untuk menambah jumlahnya.

“Nantinya masing-masing RW harus ada Pawon Urip,” ujarnya. (fit)