Pemetaan Tanah dari Desa hingga Provinsi Lebih Diakuratkan


Lumajang, Motim - Pemkab Lumajang telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan tentang kerjasama bidang pertanahan melalui Pola Tri Juang di Kabupaten Lumajang dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal itu untuk menata administrasi di bidang pertahanan agar lebih cepat dan terintegrasi, 

Kepala BPN Lumajang, Nur Sofa menjelaskan, Tri Juang merupakan program untuk mensinergikan pemetaan bidang tanah dari tingkat desa hingga provinsi secara lebih akurat. Dengan melibatkan kepala daerah, kepala kanwil BPN, kepala kantor pertanahan, dan kepala desa.

"Program Tri Juang Pertanahan dilakukan untuk mendorong dan mensukseskan program strategis nasional di Bidang Pertanahan Nasional," jelasnya. Ia berharap agar program tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk menata administrasi bidang pertahanan secara benar.

"Saya ucapkan terimakasih atas bantuan dan kerjasama dari BPN yang luar biasa pada kami, dan kinerja BPN setiap tahunnya terus membaik, ini terbukti sekitar 2 tahun ini perolehan pajak di Lumajang mengalami peningkatan lebih dari yang kita targetkan," kata Sekertaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono.

Sementara terkait dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sekda menyampaikan bahwa program tersebut merupakan inovasi yang luar biasa, di mana program tersebut bisa menuntaskan persoalan pertanahan di tingkat desa kemudian tuntas di tingkat kecamatan.

Namun dirinya juga mengungkapkan bahwa semua program pasti tidak akan berjalan lancar, pasti ada beberapa problematika yang terjadi di masyarakat terkait hal tersebut, khususnya di tingkat desa.

Agus berharap BPN Kabupaten Lumajang terus intens melakukan komunikasi serta saling mendukung terkait penanganan pertanahan dengan Pemkab Lumajang, serta pihak-pihak terkait, agar segala persolan bisa cepat terselesaikan secara tuntas.

"Karena ini merupakan program keuangan dari pemerintah pusat yang tidak memungkinkan tuntas di satu desa, akan tetapi secara bertahap akan segera tuntas," harapnya. (fit)