Perbaikan Pipa PDAM yang Bocor Diutamakan yang Darurat

Perbaikan Pipa PDAM yang Bocor Diutamakan yang Darurat
Kebocoran pipa PDAM

Lumajang, Motim - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lumajang yang kini berganti nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mahameru setiap hari terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan pipa saluran air. Seperti pipa transmisi jalur Mojosari dan Labruk yang diperbaiki karena ada kebocoran.

Perumda Air Minum Tirta Mahameru melakukan perbaikan dan perawatan pipa utama dan pipa kecil. Tepatnya di Desa Mojosari, dekat masjid, Jum'at (9/10) lalu. "Kemarin itu kita lakukan perbaikan di satu titik, yaitu Pipa utama 16 inc dan satu titik lagi yang pipa kecil, di Desa Mojosari," ucap Tulus Tri, Kabid Teknis, Selasa (13/10).

Disinggung soal kebocoran pipa air yang masuk ke teras rumah warga dan sudah berjalan sebulan lebih, tepatnya di selatan jembatan Belem Desa Labruk Kidul, Tulus mengaku jika informasinya belum sampai kepadanya. "Belum tau Mas, mungkin lapornya ke pencatat meter," jelasnya.

Ia juga menyampaikan jika pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait kebocoran pipa air yang sampai masuk ke teras rumah warga. "Segera kita lakukan pengecekan, nanti akan saya koordinasikan dengan teman-teman," katanya.

Satpam yang bertugas di kantor Perumda Air Minum Tirta Mahameru juga menyampaikan, selama ini pengaduan terkait kebocoran pipa air hanya dicatat dan kemudian disampaikan ke kantornya. "Lapor di sini bisa, nanti dicatat dan dilaporkan ke dalam," ucap Solehudin.

Soleh juga mengatakan jika penanganan kebocoran tidak bisa cepat, tergantung kondisi dan tingkat urgensi (kedaruratannya). "Biasanya yang darurat lebih diutamakan, tergantung kondisi," katanya.

Sebelumnya, pipa saluran PDAM di Jalan Belem Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Bocor. Air rembesan dari kebocoran pipa PDAM tersebut masuk ke teras rumah keluarga Bu Bilal.

Kebocoran saluran air pipa PDAM tersebut sudah berjalan sekitar satu bulanan. Keluarga Bu Bilal sudah melaporkannya ke kantor PDAM Lumajang, namun hingga sekarang belum ada tindakan. (cw7)