Stok Darah di PMI Menipis, Warga Diajak Donor Darah

Warga mengikuti kegiatan donor darah di Desa Lempeni Kecamatan Tempeh. (*)
Lumajang, Motim - Stok darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang menipis. Warga pun diajak untuk mendonorkan darahnya melalui kegiatan bertajuk ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri’.

Kegiatan tersebut dimulai di Desa Lempeni Kecamatan Tempeh dan Kelurahan Tompokersan Kecamatan Lumajang. Hasilnya, banyak warga yang antusias untuk mendonorkan darahnya.

Purwanto selaku Koordinator Heppiii Community menyampaikan, nantinya donor darah juga akan diadakan di Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko, Desa Papringan Kecamatan Klakah, dan Desa/Kecamatan Pasrujambe.

“Kami tergerak untuk ikut terlibat dalam program yang baik ini karena ingin membantu PMI juga. Alhamdulillah banyak warga dari desa-desa yang tergabung dalam Heppiii Community di Lumajang yang rela antre untuk donor darah. Luar biasa,” katanya, Selasa (20/10).

“Berdasarkan penuturan petugas PMI, biasanya kalau kegiatan donor darah di desa-desa mentok-mentok hanya 20 orang, itu sudah maksimal jumlahnya, tapi di Lempeni ini sampai 35 pendonor. PMI sampai kekurangan kantong darah,” lanjutnya.

Beruntung kata dia, kekurangan kantong darah langsung teratasi, sehingga warga tetap bisa memberikan darahnya untuk kemanusiaan. Purwanto yang memantau langsung jalannya kegiatan bercerita, awalnya sejumlah staf desa takut karena belum pernah donor. Namun, karena semangat warga desa yang tinggi, staf desa tersebut akhirnya tergerak dan berbondong-bondong ikut menyumbangkan darahnya.

Ia pun berterimakasih kepada semua warga yang ikut mendonorkan darahnya. “Kami atas nama pribadi dan Heppiii Community Lumajang mengucapkan terima kasih atas aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh warga desa Lempeni, Tompokersan, dan desa lainnya dalam program donor darah ini,” paparnya.

Purwanto menambahkan, donor darah ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur dan ikut dalam kegiatan pembuatan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor MURI pertama adalah donor darah oleh komunitas terbanyak dan Rekor MURI kedua bertajuk donor darah oleh karang taruna terbanyak.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT SCM bersama Inspire dan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di 58 kota/kabupaten ini melibatkan 492 komunitas dan 112 karang taruna. Komunitas yang terlibat program donor darah ini tergabung dalam beberapa komunitas besar seperti SuperSoccer, SuperAdventure, Bold Riders, dan Heppiii Community, kelompok karang taruna dari berbagai desa.

Kolaborasi komunitas ini berlangsung selama periode 7 - 31 Oktober 2020, bertepatan dengan momentum peringatan Sumpah Pemuda. Kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari program "Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi" pada Hari Qurban di bulan Juli lalu.

Saat itu terdapat 379 komunitas dari SuperAdventure, Bold Riders, dan Heppiii Community yang terlibat dengan lebih dari 15 ribu anggota di 42 kota. Terdapat 5 ekor sapi dan 202 ekor kambing yang disembelih dengan lebih dari 5.000 kantong daging dibagikan ke masyarakat sekitar. (fit)