Dani Darmawan Ingin Memajukan Perumdam Tirta Mahameru Lumajang

Dani Darmawan Ingin Memajukan Perumdam Tirta Mahameru Lumajang
Dani Darmawan menunjukkan tanda terima kelengkapan berkas pendaftaran
Lumajang, Motim - Pendaftaran calon direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru Lumajang akan ditutup, Selasa (24/11). Informasinya ada sejumlah calon yang sudah mengumpulkan berkas pendaftaran. Salahsatunya adalah Dani Darmawan, SH., M.Kn.

Dani mengatakan, Ia mendatangi sekretariat pendaftaran di Bagian Administrasi Perekonomian Pemkab Lumajang, Senin (23/11) pagi. “Tadi (berkas pendaftaran) setelah diverifikasi, persyaratan yang diminta telah memenuhi dan diterima,” katanya.

Pria kelahiran Tulungagung itu mendaftar setelah membaca pengumuman pendaftaran calon direksi Perumdam Tirta Mahameru. Karena dirinya memiliki pengalaman di bidang pengelolaan air minum dan memenuhi persyaratan, maka Ia pun ikut mendaftar.

Ia berniat untuk memajukan perusahaan daerah yang sebelumnya bernama PDAM Lumajang tersebut. “Niatan saya itu ibadah, dan untuk perubahan, memajukan Perusahaan Umum Daerah Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang,” katanya.

Dani mengaku sebelumnya telah bekerja di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya cukup lama. “Kurang lebih selama 16 tahun, sejak 1998 sampai 2012,” ungkap pria berusia 47 tahun tersebut pada Memo Timur.

Sebelum mengajukan pendaftaran, sedikit banyak Ia telah mempelajari kondisi Perumdam Tirta Mahameru saat ini. Ia menilai perusahaan ini memiliki potensi yang besar untuk bisa dikembangkan.

“Sudah saya maping, saya pelajari, saya survei, saya wawancarai karyawan dan masyarakat sebagai pelanggan. Saya lihat di Lumajang ini sumber dayanya sangat bagus, sangat banyak,” ungkapnya.

Dari sumber daya yang berlimpah itu, menurutnya pengelolaan seharusnya tidak sulit. “Tinggal meningkatkan cakupan pelayanan ke masyarakat untuk menambah pelanggan dan menjaga kontinuitas. Karena yang terpenting itu pelayanan,” kata pria yang kini berprofesi sebagai notaris di Malang itu.

Disinggung salahsatu permasalahan pelayanan Perumdam Tirta Mahameru saat ini, yakni aliran air yang kerap mati, menurutnya hal itu masalah klasik yang harusnya bisa diatasi. “Itu sebenarnya masalah klasik PDAM di manapun,” ungkapnya.

Jika terpilih sebagai direktur nantinya, Dani mengaku sudah memiliki banyak inovasi untuk memajukan dan mengembangkan Perumdam Tirta Mahameru. Namun apa saja inovasi itu, tidak bisa Ia sampaikan saat ini. (fit/cho)