Menderita Sakit Komplikasi, Bocah di Labruk Kidul Butuh Uluran Tangan

Menderita Sakit Komplikasi, Bocah di Labruk Kidul Butuh Uluran Tangan
Ilham bersama ibunya
Lumajang, Motim - Muhammad Ilham Pratama, bocah berusia 10 tahun yang tinggal di Dusun Krajan Barat RT 42 RW 06, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko ini menderita sakit komplikasi. Hal itu diketahui keluarganya ketika Ilham menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Malang.

Sakit yang diderita Ilham seperti benjolan sel tumor, yang ada di dekat dagu sebelah kirinya diketahui sejak setelah lebaran. Setelah menjalani pemeriksaan, ia dinyatakan mengalami jantung bengkak, liver dan memiliki satu ginjal sejak lahir.

Ilham merupakan anak semata wayang dari pernikahan antara Linda Sumaida dengan Muhsandi ini diketahu sering mengalami sakit demam. Terutama ketika kecapekan. “Kalo capek, malamnya pasti demam,” tutur Linda, Minggu (29/11/20).

Linda menyampaikan bahwa anaknya tersebut kondisinya tidak seperti teman-temannya, meski sudah umur 10 tahun akan tetapi berat badannya hanya 15 kilogram saat ini. Selain itu, Ilham juga memiliki keterbatasan secara fisik sejak lahir. “Alkhamdulillah, anaknya penuh semangat. Aktifitas seperti biasa dengan teman-temannya, ya ngaji, ya sekolah. Tapi anaknya itu gampang sakit,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Linda bekerja sebagai pembuat cilot. Sedangkan suaminya bekerja membuat paving, itu pun sering tidak bekerja ketika anaknya sakit. “Buat kebutuhan sehari-hari ya kurang, apalagi klo Ilham sakit, buat kebutuhan berobatnya kan mahal,” keluhnya.

Masih kata Linda, selama sebulan ini dirinya bersama suami menemani anaknya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit Saiful Anwar, Malang. “Kemarin itu ya biaya sendiri, tapi saya sudah minta surat keterangan tidak mampu dari desa. Kartu KIS juga masih diurus, dan belum keluar,” katanya lagi.

Ilham disarankan oleh dokter untuk menjalani kemo terapi hingga 8 bulan. “Tahap awal katanya sampai 8 bulan terapi. Dapat dari mana Saya biaya sebanyak itu, sedangkan suami sementara tidak bekerja. Alkhamdulillah, kemarin Karang Taruna bersama KIM melakukan penggalangan dana dan sudah kami terima,” pungkasnya.

Wachyudi Rosad, ketua Karang Taruna Bhakti Yudha Pertiwi ketika dihubungi menyampaikan, Ia bersama rekan-rekan berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk menyemangati dan meringankan beban dari keluarga Ilham. Penggalangan dana tersebut dimulai dari tanggal 12-27 November. Dari kegiatan tersebut diperoleh dana sebesar Rp. 24.100.000 dan sudah diserahkan kepada keluarga Ilham yang disaksikan Kepala Desa setempat.

“Alkhamdulillah, banyak yang merespon positif Mas. Ada juga orang yang tinggal di luar negeri ikut membantu. Karang Taruna bersama KIM menggalang dana lewat media sosial saja,” pungkas Yudi.

Yudi juga berpesan, apabila ada rekan-rekan dermawan yang hendak mengulurkan bantuan, bisa langsung transfer ke Bank Jatim atas nama Karta Bhakti Yudha Pertiwi dengan Nomor Rekening: 0093022939. Foto bukti donasi bisa dikirimkan melalui CP: 089630900908 (Hida) atau 085330165598 (Alfa). (cw7)