Musim Hujan, Pohon Besar di Jalur Menuju Ranu Pani Rawan Tumbang

Warga berusaha meminggirkan pohon yang tumbang. (*)
Lumajang, Motim - Pohon damar berdiameter besar tumbang di Desa Burno Kecamatan Senduro, Jumat (13/11). Pohon tersebut sempat membuat akses ke Ranu Pani tertutup.

Warga yang melintas, Wachid mengatakan, pohon tersebut tumbang setelah hujan deras dan angin kencang melanda kawasan di sana. Diduga penyebab tumbang karena pohon sudah tua dan lapuk.

"Beruntung tidak menimpa warga yang melintas," katanya.

Warga yang melintas di sana pun berusaha menyingkirkan pohon tersebut dari jalan. Agar pengendara bisa melintas. Petugas yang datang kemudian mengevakuasi pohon tersebut.

Wachid mengatakan, pohon-pohon besar di tepi jalur menuju Ranu Pani rawan tumbang dan membahayakan warga yang melintas. Sehingga Ia menyarankan, agar pohon itu dipotong saja. Utamanya yang sudah tua dan rapuh.

"Jika semakin besar rawan rapuh, segera ditebang saja. Itu membahayakan. Apalagi musim hujan mulai turun, rawan tumbang," ujarnya.

Ridwan juga menyarankan agar pohon-pohon tua di pinggir jalan ditebang saja. Karena dikhawatirkan akan memakan korban yang melintas di sana.

"Bisa tumbang atau patah kapan saja, kan membahayakan pengendara yang melintas," ujarnya.

Asisten Perhutani, Lesmana Jaya Putra Enu ketika dikonfirmasi mengatakan, kayu dari pohon yang tumbang kemudian diamankan oleh petugas. "Langsung diamankan oleh petugas mandor," ucapnya.

Ia mengakui, pohon damar yang tumbang di petak 16A karena sudah tua. Pihaknya memang sudah melakukan peremajaan di kawasan tersebut. "Sebenarnya itu di lokasi tebangan, tapi kemarin termasuk yang dipertahankan," pungkasnya. (fit/cho)