Residivis Daftar G Diciduk Usai Nyabu

Residivis Daftar G Diciduk Usai Nyabu
 Pelaku saat diamankan petugas
Lumajang, Motim - Tim Kuro Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang terus melakukan operasi guna menekan terjadinya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang belakangan ini marak terjadi.

Operasi yang dilaksanakan Tim Kuro Sat Resnarkoba pada Senin (4/11/2020), kemarin berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial KW (26), asal jalan Jenderal Sutoyo, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Kota Lumajang.

Turut diamankan sebuah tas berisi 5 plastik, masing-masing berisi 100 butir pil berlovo Y, sebuah bungkus rokok yang di dalamnya berisi plastik klip, berisi 100 butir pil juga berlogo Y, sebuah HP merk Xiomi dan uang tunai sebesar Rp. 150.000 ( Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Milkewa, SH., S.IK, M.IK melalui Kasat Resnarkoba, AKP Ernowo menuturkan pelaku ditangkap sesaat setelah menjual pil haram itu kepada salah satu pelanggannya. Pelaku ini merupakan residivis Narkoba dan sudah 3 kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama.


"Terakhir pelaku ditangkap Narkoba daftar G dan divonis 1 tahun 10 bulan. Itu pada tahun 2018 kemarin," tuturnya.

Namun kata Ernowo setelah dikembangkan terungkap fakta baru bahwa pelaku ini bukan pelaku Narkoba Daftar G saja. Tapi juga sebagai pengguna sabu. Saat digeledah di dalam kamarnya ditemukan seperangkat alat hisap sabu lengkap dan dua plastik klip yang masih ada sisa sabunya.

Perbuatan pelaku tidak hanya dijerat pasal 197 sub 196 UURI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan saja. Melainkan juga dijerat pasal 112 jo 127 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Usai menjalani pemeriksaan langsung kami jebloskan ke rumah tahanan Polres Lumajang," tegas Ernowo.(cho)