Tarik Tambang Diharapkan Masuk Dalam Festival Olahraga Daerah

Tarik tambang di Desa Kutorenon. (*)
Lumajang, Motim - Tarik tambang adalah olahraga tradisional yang tak asing di kalangan masyarakat Kabupaten Lumajang. Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati berharap tarik tambang bisa dimasukkan dalam Festival Olahraga Daerah (Forda). 

"Mudah-mudahan tarik tambang ini bisa diangkat di Forda, insya Allah ini sudah layak, karena sudah memasyarakat, semua masyarakat di desa pasti kenal," ujarnya saat tarik tambang yang diselenggarakan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) di Desa Kutorenon, Minggu (15/11) malam.

Indah menjelaskan, olahraga masyarakat seperti tarik tambang menjadi olahraga yang tidak hanya menyehatkan, tetapi membuat masyarakat gembira. "Permainan tradisional harus kita munculkan, sebab masyarakat harus bergembira, harus happy, sebab dengan bergembira tubuh akan sehat," ujarnya.

Sementara itu, Tim Penilai Jatim Seger (Senang Gerak) dari FORMI Jatim, Sunartik mengaku banggabisa menyaksikan langsung tarik tambang yang melegenda. “Mudah-mudahan ini bisa difasilitasi di Forda Jatim 2021, insya Allah akan kami sampaikan," ujarnya.

Dalam Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga Lumajang, Paimin menjelaskan, tarik tambang merupakan olahraga tradisional yang sangat digemari masyarakat Lumajang. "Kita ingin mengenalkan bahwa tarik tambang dilakukan dengan ciri khas masyarakat tapal kuda, yang dilaksanakan pada malam hari ini bersifat pertandingan persahabatan, kami berharap olahraga ini bisa dimasukkan dalam olahraga Forda Jawa Timur," harapnya. (fit)