Berhenti Jadi Pekerja Pabrik, Ella Sukses Jalankan Usaha Rengginang

Rengginang Mamak, produk milik Ella. (*) 
Lumajang, Motim - Siti Lailatul Qodariyah atau akrab dipanggil Ella adalah mantan pekerja di salahsatu pabrik di Kabupaten Lumajang. Ia memutuskan berhenti pada 2015 silam dan lebih memilih fokus menjalankan usahanya, Rengginang Mamak.

Usahanya tersebut sudah terbilang sukses. Pasalnya, sudah 6 tahun lamanya, sampai saat ini usahanya berjalan. Berbeda dengan rengginang biasanya, produk milik Ella memiliki sejumlah pilihan rasa. Serta bentuk rengginang dan kemasan yang menarik.

“Ada rasa pedas dan terasi atau oroginal. Serta ada dua rasa baru, bawang sama balado,” kata Ella pada Memo Timur, Senin (14/12/2020).

Satu kemasan Rengginang Mamak berisi 125 gram. Untuk harganya, sangat ramah di kantong. Hanya Rp 8 ribu saja. “Kalau yang pedas beda harganya, Rp 10 ribu,” ucap warga Desa Wonokerto Kecamatan Tekung tersebut.

Selain menjual langsung pada pembeli, Ella juga menitipkan produknya di beberapa tempat. “Di toko-toko, koperasi milik dinas-dinas, juga di pusat oleh-oleh. Saya juga menjual secara online,” ungkapnya.

Ia mengaku, sebelum adanya pandemi Covid-19, setiap seminggu sekali harus mengirim ke tempat-tempat tersebut. Bahkan Ia sempat memiliki dua karyawan, karena kewalahan memenuhi permintaan.

“Karena ada Corona ini, sekarang ritmenya tidak cepat seperti dulu. Sekarang satu bulan sekali, karena pasar sepi. Tapi alhamdulillah masih tetap jalan, khususnya yang di online,” katanya.

Selain banyak diminati di wilayah Kabupaten Lumajang, Rengginang Mamak juga telah banyak dijual ke luar daerah. “Karena ada teman yang di luar kota, saudara juga di luar pulau,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang sendiri, berupaya membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah hantaman pandemi Covid-19. Salahsatu upaya yang dilakukan, Pemkab membantu promosi produk-produk UMKM, agar UMKM bisa cepat kembali bangkit. (fit)