Polsek Pasrujambe Nyatakan Amuk Massa di Karanganom Salah Paham dan Bukan Pelaku Kejahatan

Polsek Pasrujambe Nyatakan Amuk Massa di Karanganom Salah Paham dan Bukan Pelaku Kejahatan
Kades Karanganom bersama keluarga Khoir Fathurahman Sholeh
Lumajang, Motim - Vidio kejadian amuk massa di Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe sempat tersebar di media sosial. Ada seorang pemuda yang diamuk massa karena diduga sebagai pelaku pencurian motor (curanmor), Rabu (9/12/2020).

Namun pihak Polsek Pasrujambe ketika dikonfirmasi Memo Timur menyatakan, jika amuk massa itu terjadi karena salah paham. Pemuda yang diamuk massa itu bukan pelaku curanmor atau pelaku kejahatan.

Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe, Bripka Dodik S., SH menyampaikan, kejadian tersebut bermula saat pemuda bernama Khoir Fathurahman Sholeh duduk di motor orang lain. Namun Ia kemudian dikira hendak mencuri motor tersebut.

"Intinya salah paham, ada motor diduduki oleh yang bersangkutan, kemudian orang-orang curiga," katanya, Jumat (11/12/2020).

Bripka Dodik menyebut, kejadian ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Keduabelah pihak sudah saling memaafkan. "Perkara ini sudah selesai," katanya.

Sementara Kepala Desa Karanganom, Fathur Rozi juga telah mengklarifikasi kejadian tersebut. Dirinya membenarkan jika kejadian di wilayahnya karena salah paham. Ia juga menyebut, pemuda asal Desa Papringan, Kecamatan Klakah yang diamuk massa itu bukan pelaku kejahatan.

Fathur menjelaskan, untuk menyelesaikan persoalan ini, kedua belah pihak telah berdamai. Serta ada surat pernyataan yang juga disaksikan oleh pihak Polsek Pasrujambe.

"Kejadian tersebut adalah salah paham dan sudah ada surat pernyataan dari kedua belah pihak," katanya.

Ia berharap, informasi yang terlanjur tersebar di media sosial bisa segera diluruskan. "Kami sampaikan yang bersangkutan bukan pelaku kriminal. Kejadian tersebut hanya salah paham," tegasnya.

Fathur Rozi pun mewakili masyarakat Desa Karanganom memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut. "Semoga tidak ada kejadian yang sama di kemudian hari," ujarnya.

Ia juga berharap melalui klarifikasi ini, nama baik yang bersangkutan bisa kembali. "Mudah-mudahan nama baik Khoir Fathurahman Sholeh bisa segera pulih dengan klarifikasi dari kami," pungkasnya. (cho)