Rawan Pemalsuan Akta Cerai, PA Lumajang Gunakan Kertas Berhologram

Rawan Pemalsuan Akta Cerai, PA Lumajang Gunakan Kertas Berhologram
Kertas berhologram yang akan digunakan untuk akta cerai
Lumajang, Motim - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Lumajang akan menerapkan penggunaan akta cerai berhologram. Hal ini dilakukan, karena rawan terjadi pemalsuan akta cerai. Seperti yang terjadi di luar daerah.

Rencananya, akta cerai model terbaru tersebut akan dilaunching awal bulan Januari 2021. Panitera Muda Hukum PA Lumajang, H. Teguh Santoso, S.H., ketika ditemui Memo Timur menuturkan, untuk akta cerai yang baru dilengkapi dengan hologram yang bisa dicek melalui aplikasi.

“Akta cerai yang baru ini kertasnya berbeda dan dilengkapi hologram, jika dilihat melalui aplikasi, nanti akan muncul Bapak Dirjen dan bisa keluar videonya,” tuturnya.

Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait penggunaan akta cerai yang baru kepada khalayak luas melalui Kantor Urusan Agama (KUA). Dengan adanya akta cerai yang baru tersebut, diharapkan bisa mengantisipasi peredaran akta cerai palsu (illegal) yang marak diperjual belikan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Kalau yang baru ini Insyaallah tidak bisa dipalsukan, upaya ini kami lakukan untuk meminimalisir pemalsuan dokumen," jelasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat pencari keadilan, khususnya warga Lumajang agar lebih hati-hati bila memasrahkan pengurusan perceraian. Sebab, sejatinya akta cerai itu tidak bisa dipalsukan atau ditiru. Jadi jangan sampai terbujuk rayu oleh informasi tidak jelas.

"Akta cerai itu dikeluarkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap. Harus melalui serangkaian proses di pengadilan, jadi tidak bisa dipesan atau dibuat-buat," jelasnya lagi.

Untuk membedakan akta cerai yang asli dengan yang palsu, Teguh menjelaskan lebih jauh lagi, jika akta cerai yang dikeluarkan oleh PA selalu disertai salinan putusan atau penetapan ikrar talak.

"Jika timbul keraguan terhadap akta cerai yang diterima, panjenengan bisa meminta salinan putusannya ke PA atau melalui modin setempat yang mengurusnya," pungkasnya. (cw7)