‘Si Rancak’, Maskot Porprov Jatim 2022 di Lumajang

Si Rancak dikenalkan sebagai maskot Porprov Jatim 2022 di Lumajang. (fit) 
Lumajang, Motim – Lumajang resmi mengenalkan maskot untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022, di Hall Amanda Kamis (10/12/2020). Maskot tersebut dinamai Si Rancak (Jaran Kencak).

Seperti diketahui, Lumajang menjadi tuan rumah Porprov Jatim yang akan datang bersama 3 daerah lainnya. Yakni Jember, Situbondo, dan Bondowoso. Masing-masing tuan rumah akan memeliki maskot tersendiri.

Jaran Kencak dipilih karena sudah menjadi salahsatu ikon Lumajang. “Jaran Kencak sudah menjadi budaya Lumajang, agar budaya ini tetap konsisten ada, agar tidak tenggelam. Kita pilihlah gambar Jaran Kencak,” ucap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Paimin AP.

Dalam pembuatan desain maskot ini, Dispora Lumajang bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indoenesia (KONI) Lumajang. Kemudian KONI membuat sayembara, dengan ketentuan utama harus ada unsur budaya Lumajang yang ditonjolkan dalam maskot tersebut.

“Kemudian KONI memilih desain tersebut dan kita sepakat beri nama Si Rancak,” ungkapnya.

Paimin menegaskan, warna-warna yang dipilih dalam maskot itu memiliki arti tersendiri. “Untuk menyemangati atlet, ada obor yang dipegang Si Rancak,” ujarnya. Nantinya akan ada macam-macam animasi dari Si Rancak yang menyesuaikan dengan cabang olahraga yang dipertandingkan atau dilombakan.

Ketua KONI Lumajang, Ngateman menambahkan, pihaknya memilih maskot Jaran Kencak ini karena sudah menjadi budaya dari Lumajang. Ia ingin mengenalkan budaya tersebut lebih luas. Serta tidak diklaim oleh daerah lain.

“Jangan sampai nanti ada daerah lain yang mengambil, banyak pengelaman seperti itu. Jadi hak paten Lumajang,” ungkapnya di sela Rapat Anggota KONI Lumajang dalam mempersiapkan Porprov Jatim 2022.

Desain maskot ini sudah disetujui oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Selanjutnya akan diajukan ke pihak penyelenggara di provinsi untuk disahkan. “Secara de facto sudah selesai, bupati menyetujui, tinggal nanti disahkan karena yang punya gawe provinsi. Kita serahkan ke sana,” pungkasnya. (fit)