Status Gunung Semeru Masih Tetap Waspada

Status Gunung Semeru Masih Tetap Waspada
Gunung Semeru tertutup kabut
Lumajang, Motim - Pasca adanya awan panas guguran dari Gunung Semeru yang cukup besar, status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih tetap Waspada (Level II). Bahkan, kini Gunung Semeru sudah mengalami penurunan aktivitas.

“Semeru kini sudah ada penurunan aktivitas,” kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, Rabu (2/12).

Dari laporan Pos Pengamatan Gunungapi Semeru di Gunung Sawur, pada Selasa dini hari memang terpantau masih ada awan panas guguran. Dengan jarak luncur 2.500 meter ke arah tenggara.

“Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 kilometer dan wilayah sejauh 4 kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru sebagai alur luncuran awan panas,” ucap Wawan.

Masyarakat juga dilarang mendekat ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru, khususnya yang kini dipenuhi abu vulkanik. “Warga di sekitar Curah Kobokan jangan mendekat, khawatir jika hujan, ada sisa guguran bisa meluber,” ucapnya.

Untuk menghalau masyarakat pun, sudah ada petugas di sana. Karena masyarakat banyak yang berusaha mendekat untuk melihat langsung dan mengabadikan foto. “Sudah dijaga oleh petugas,” pungkasnya. (fit)