Tekan Penggunaan Knalpot Brong, Polisi Datangi Penjual dan Bengkel

Tekan Penggunaan Knalpot Brong, Polisi Datangi Penjual dan Bengkel
Petugas saat melakukan sosialisasi ke penjual knalpot
Lumajang, Motim - Satlantas Polres Lumajang gencar melakukan sosialisasi kepada pemilik bengkel dan penjual knalpot brong di beberapa tempat. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk menekan penggunaan knalpot brong menjelang perayaan Natal dan Tahun baru.

Penekanan penggunaan knalpot brong dimaksudkan untuk memberi rasa aman dan nyaman saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Sekaligus untuk mendukung kebijakan Kapolres Lumajang dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2020.

Kasat Lantas, AKP I Putu Angga Feriyana, SH, SIK, melalui Kanit Dikyasa, Aiptu Eko Krisdiyansah, menuturkan jika penggunaan knalpot brong bisa mengganggu kenyamanan orang lain. “Selain suaranya bikin bising, juga bisa memicu emosi pengguna jalan,” tuturnya, Kamis (23/12/20).

Dalam sosialisasi tersebut, Kanit Dikyasa menghimbau pemilik bengkel dan penjual knalpot brong, agar tidak menjual dan melayani penggantian atau pemasangan knalpot standar ke knalpot brong.

“Kami sampaikan kepada penjual maupun bengkel, jika knalpot brong bisa mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat atau pun pengguna jalan yang lain,” katanya.

Selain melakukan sosialisasi, pihaknya juga menyampaikan tentang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru yang dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 4 Januari 2021. “Dalam operasi lilin kali ini, sasarannya semua hal yang menyebabkan terganggunya kenyamanan dan ketentraman masyarakat, termasuk knalpot brong,” pungkasnya.(cw7)