Warga Senduro Rintis Usaha Jamu Instan Saat Pandemi

Warga Senduro Rintis Usaha Jamu Instan Saat Pandemi
Jamu instan kemasan buatan Bagus Eko Purwanto
Lumajang, Motim - Pandemi Covid 19 tidak selalu berdampak negatif pada semua orang. Bagus Eko Purwanto, warga jalan Raya Senduro, Gang Katab, RT 01 RW 05, Desa Senduro, Kecamatan Senduro justru bisa membuka usaha di saat pandemi berlangsung.

Bagus mengaku terinspirasi oleh rekannya yang berjualan jamu. Awalnya ia hanya sebagai reseller, melihat ada prospek yang menjanjikan, dirinya berniatan untuk memproduksi jamu instan sendiri.

“Awal-awal pandemi, permintaan jamu cukup tinggi. Karena bisa untuk meningkatkan imun tubuh Mas,” kata Bagus ketika dihubungi, Selasa (8/12/20).

Ia memilih untuk memproduksi jamu instan siap seduh, karena lebih tahan lama disimpan dan lebih praktis. Proses pembuatan jamu instan ini juga tidak sulit, hanya menggunakan empon-empon, air dan gula.

“Bahan bakunya banyak di sini Mas, klo jamu instan bisa kuat sampai 4 bulan jika disimpan pada suhu ruangan dan tertutup rapat. Kalau lebih dari 4 bulan, warnanya akan pudar,” katanya.

Walau setiap bulannya ia mampu memproduksi jamu instan hingga 20 kilogram, ia mengaku tidak menyetok jamu instan dalam jumlah banyak. Sementara ini dirinya memasarkan produknya melalui media sosial dan menitipkan ke warung-warung.

“Saya pernah kirim ke Lombok sebanyak 5 kilogram, ke Probolinggo 2-3 kilogram. Yang ngambil ke rumah juga banyak, jika stok tinggal sedikit baru buat lagi, biar fres,” jelasnya.

Jamu instan buatannya dikemas dalam botol kemasan 220 gram. Jahe instan dibanderol seharga 25 ribu dan 15 ribu untuk jamu temulawak dan kunyit. Pendapatannya per bulan sekitar satu jutaan. “Karena masih babat alas, Saya kesulitan untuk memasarkannya. Ini juga masih melengkapi pengurusan ijin PIRT (Perizinan Produksi Industri Rumah Tangga),” jelasnya lagi.

Bagus menekuni usahanya ini karena selain untuk mengisi waktu luang selama libur sekolah akibat pandemi, juga untuk memenuhi kewajiban mencari nafkah. “Saya dan istri kan sebagai guru sukwan, ini bisa buat sampingan Mas,” pungkasnya.(cw7)