Dana Hibah untuk KONI Dipangkas jadi Rp 4 Miliar

Dana Hibah untuk KONI Dipangkas jadi Rp 4 Miliar
Ketua KONI Lumajang, H. Ngateman
Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang pada 2020 menganggarkan dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang sebesar Rp 6,5 miliar. Namun pada 2021, jumlah tersebut berkurang. KONI Lumajang hanya akan menerima Rp 4 miliar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, Paimin ketika dikonfirmasi Memo Timur, membenarkan jika anggaran untuk KONI Lumajang berkurang tahun ini. “Iya sekitar Rp 4 miliar,” katanya.

Ia menjelaskan, adanya pengurangan dana hibah untuk KONI dari tahun sebelumnya, dikarenakan APBD Lumajang banyak difokuskan untuk hal lainnya. Salah satunya untuk penanganan Covid-19.

“Karena anggaran banyak difokuskan untuk lainnya,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua KONI Lumajang, H. Ngateman ketika ditanya terkait ini, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti berapa besaran dana hibah yang akan diterima dari Pemkab Lumajang.

“Saya belum mendapatkan (informasi) secara pasti, paling nggak itu minimal Rp 4 miliar,” katanya pada wartawan.

Untuk tahun kemarin, memang dana hibah untuk KONI Lumajang sebesar Rp 6,5 miliar. Namun kemudian Rp 2,5 miliar ditarik kembali oleh pihak Pemkab Lumajang. “Untuk kegiatan orientasi daerah, dalam hal ini refocusing anggaran untuk Covid-19,” ujarnya.

Meski begitu, Ngateman menyebut, dana yang diberikan tahun kemarin cukup untuk kegiatan KONI. Ia berharap memang pada tahun ini ada tambahan anggaran. “Mudah-mudahan ada tambahan, kalau Rp 4 miliar pun kita siap,” ujarnya.

Ditanya adakah dampak pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022, Ngateman menyebut, semua kegiatan akan tetap bisa berjalan. “Dampak atau tidak tergantung pengelolaanya. Ada duit atau tidak, olahraga tetap jalan. Hanya saja kalau gak ada duit kayaknya susah. Karena segala sesuatu kegiatan tanpa dukungan finansial tidak mungkin bisa maksimal,” pungkasnya. (fit)