Dibalik Nama Wisata Lumajang

Dibalik Nama Wisata Lumajang
Oleh : Noviatussa’diyah
Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Muhammadiyah Malang

 
Jawa Timur memiliki salah satu kabupaten yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sebuah kabupaten yang terkenal dengan keindahannya, karena memiliki sejuta pesona dan panorama alam yang sangat menakjubkan. Sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui keberadaannya. Kabupaten tersebut bernama Lumajang. Banyak objek wisata keren yang dimiliki oleh Lumajang, yaitu mulai dari situs budaya, situs bersejarah, spot foto kekinian, pantai, gunung, sampai air terjun yang sangat menakjubkan dan selalu menarik perhatian pengunjungnya.

Saat ini nama Lumajang sudah mulai dikenal oleh masyarakat karena keindahan berbagai tempat wisatanya sampai ke mancanegara. Tak jarang pengunjung dari luar kota bahkan turis pun tidak segan untuk kembali ke lumajang untuk melihat keelokan wisata yang dimiliki oleh Lumajang. Adanya objek wisata tersebut, tentunya tidak hanya memberikan keuntungan dan kepuasan bagi pengunjungnya, akan tetapi hal tersebut juga sangat berpengaruh bagi perkembangan SDM masyarakat Lumajang.

Selain menawarkan pesona keindahannya, ternyata nama-nama yang diberikan terhadap tempat wisata Lumajang sangatlah unik. Penamaan tersebut tentunya sangat penting dilakukan sebagai identitas dari tempat wisata tersebut. Selain itu, dengan penamaan tersebut masyarakat akan lebih mudah untuk mengenali dan mengingat nama dari sebuah tempat wisata tersebut. Dibalik nama tempat wisata yang ada di Lumajang, mengandung sebuah arti yang membuat pengunjungnya merasa penasaran dengan asal usul nama tempat wisata tersebut. Tidak jarang nama yang diberikan, sesuai dengan deskripsi atau keadaan dari tempat wisata itu sendiri.

Adapun beberapa nama-nama tempat wisata Lumajang yang sangat terkenal dan memiliki arti sendiri dalam penamaannya. Tempat wisata pertama yang sangat terkenal yaitu B29. B29 merupakan sebuah tempat wisata yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Warga sekitar lebih akrab menyebutnya dengan puncak B29. Karena untuk letak geografisnya sendiri, B29 merupakan sebuah tempat wisata yang berada di puncak atau dataran tinggi dari kota Lumajang. Banyak lanskap pemandangan alam yang ditawarkan dalam wisata tersebut, mulai dari tumbuhan bahkan sampai hewan liar. Selain itu, banyak wisatawan yang menyebutnya “negeri di atas awan”. Dikatakan sebagai negeri di atas awan, karena apabila kita sudah berada di puncak B29, bagian bawah kita dikelilingi oleh awan-awan yang sangat indah menyejukkan hati. Karena letaknya yang berdekatan dengan gunung Bromo dan Semeru, kita juga bisa melihat kedua gunung tersebut dengan sangat jelas apabila sudah berada di puncak.

Mengenai nama yang diberikan yakni puncak B29, perlu diketahui bersama bahwa huruf B dalam kata “B29” mewaikili kata “Bukit”, dan angka 29 berarti jumlah urutannya. Itu berarti banyak bukit berada di sana dan tidak disadari angka 29 juga bisa diambil dari angka ketinggian bukit itu sendiri yakni 2900 mdpl.

Tempat wisata Lumajang kedua yang sangat terkenal dan memiliki arti sendiri dalam penamaannya adalah “Air Terjun Kapas Biru”. Kapas Biru merupakan salah satu tempat wisata Lumajang yang berada di kawasan Pronojiwo bagian selatan kota Lumajang. Banyak pengunjung yang menyebutkan air terjun kapas biru merupakan serpihan ‘surga’ yang ada di bumi. Dinamakan sebagai air terjun kapas biru, dikarenakan air terjun ini memiliki aliran putih dan sangat deras, di bagian-bagian sisinya muncul warna kebiruan jika dilihat dari jauh. Maka dari itulah mengapa air terjun ini dinamakan sebagai air terjun kapas biru. Untuk mencapai lokasi ini, bukanlah perkara yang mudah bagi pengunjung. Karena medan jalan yang ada memberikan tantangan tersendiri untuk pengunjungnya dengan dikelilingi pepohonan serta suasana yang begitu sepi.

Selain air terjun kapas biru, ternyata Lumajang memiliki air terjun yang tidak kalah mempesona. Bahkan air terjun ini disebut sebagai Niagara yang dimiliki oleh Indoneisa. Sudah kita ketahui bersama, bahwa Niagara sendiri merupakan objek wisata kelas dunia yang berada di perbatasan Amerika. Namun, siapa sangka Indonesia juga memiliki air terjun yang sekilas mirip dengan Niagara. Niagara Indonesia tersebut dinamakan dengan “Air Terjun Tumpak Sewu”. Air terjun tumpak sewu merupakan sebuah salah satu tempat wisata Lumajang yang berada di kawasan Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Air terjun ini memiliki banyak aliran mata air yang menyerupai tirai apabila dilihat dari jauh, sehingga disebut dengan seribu aliran air apabila diartikan dalam bahasa Jawa adalah sewu. Sungguh nama yang unik sesuai dengan deskripsi yang dimiliki oleh tempat wisata tersebut.

Setelah kita ketahui beberapa wisata air terjun yang mempesona di Lumajang, tidak kalah dengan itu, Lumajang juga memiliki wisata pantai atau laut yang sangat indah dan unik, salah satunya adalah Watu Godeg. Penamaan Watu Godeg berasal dari sebuah batu di tepi laut yang akan bergoyang ketika terkena hempasan ombak, maka dari itu masyarakat lokal menyebutnya dengan Watu Godeg. Selain itu, perlu diketahui bersama, objek wisata Watu Godeg diambil dari dua buah suku kata, yaitu watu yang memiliki arti batu dalam bahasa Jawa dan godeg yang memiliki arti bergoyang. Nama tersebut diambil dari kejadian yang unik sekali, di sekitar pantai tersebut terdapat sebuah batu besar yang menjulang tinggi dan berada di pinggiran pantai. Di saat air laut sedang pasang, maka batu atau yang dikenal dengan watu godeg ini akan bergoyang terkena terjangan ombak. Berdasarkan kejadian itulah masyarakat lokal memberikan nama pantai Watu Godeg.

Sungguh unik sekali, beberapa nama wisata yang ada di Lumajang. Tidak hanya sekedar nama, akan tetapi setiap nama yang diberikan memiliki filosofi dan arti sendiri yang dapat menggambarkan tempat wisata tersebut. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai pengetahuan atau informasi baru yang wajib diketahui oleh wisatawan.