Korban Begal atau Pembunuhan? Masyarakat Minta Polisi Usut Tuntas

Korban Begal atau Pembunuhan? Masyarakat Minta Polisi Usut Tuntas
Petugas ketika melakukan olah tempat kejadian perkara.(cw7)
Lumajang, Motim - Masyarakat Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso mendadak gempar usai ditemukannya sosok mayat berlumuran darah dengan kondisi ada beberapa luka bacok pada tubuhnya, Kamis (22/1/21).

Mayat berpakaian warna gelap menggunakan helm warna merah ditemukan tertelungkup di tepi jalan raya Ranuyoso, Desa Wonoayu, diduga sebagai korban pembunuhan atau korban pencurian dengan kekerasan alias Begal.

Ali Mansur kepada Memo Timur, kejadiannya seperti apa, pukul berapa, orang mana, dirinya bersama warga tidak ada yang tahu. Begitu melihat ada rame-rame di jalan, dirinya ikut datang ke lokasi. Ternyata ada mayat di tepi jalan, kemudian oleh warga dilaporkan ke Polsek Ranuyoso.

"Belum jelas ini Mas, apakah korban begal atau korban pembunuhan. Ini tugas polisi dan harus mengungkapnya," ucap Mansur.

Kapolsek Ranuyoso, Iptu Ari Hartono, SH., MH menuturkan jika mayat yang ditemukan tersebut diduga sebagai korban pembunuhan.

Peristiwa dugaan pembunuhan itu menimpa Dwi Prabowo, warga Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri yang terjadi sekitar pukul 4 pagi. "Kejadiannya tadi pagi, waktu Subuh," tutur Kapolsek Ranuyoso.

Ketika pihaknya mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas turut mengamankan helm dan pakaian, juga HP merk Oppo warna merah milik korban.

Mayat korban saat ini berada di rumah sakit umum Lumajang untuk dilakukan Outopsi. "Dugaan sementara ini, sebagai korban pembunuhan. Semoga tidak lama lagi bisa segera ungkap, doakan saja," pungkas Kapolsek Ranuyoso. (cw7/cho)