Libur Akhir Tahun, Tirtosari View Diserbu Ratusan Pengunjung

Libur Akhir Tahun, Tirtosari View Diserbu Ratusan Pengunjung
Oleh Titania Preity
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang


Pemerintah Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang terus berupaya memaksimalkan sektor pariwisata. Terbaru, mereka menghadirkan destinasi wisata alam dan outbond.

Akhir Desember hingga awal Januari ini mereka diserbu ratusan pengunjung dari beberapa kota tetangga, tetapi di samping itu mereka tetap menegaskan kepada pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah diperintahkan oleh pemerintah.

Di akhir tahun kemarin, mereka juga menghadirkan kegiatan camping bagi pengunjung yang ingin bermalam di Tirtosari View dengan suasana yang sejuk dan asri, serta disuguhkan pemandangan yang sangat indah, serta aliran air yang jernih.

Tarif yang dikenakan juga tidak menguras kantong, cukup dengan Rp. 60.000 sudah dapat bermalam di wisata ini dengan berbagai pelayanan yang sangat baik, seperti diberi jatah makan, api unggun serta live musik untuk menghibur para wisatawan yang datang.

Di samping itu, kemajuan Tirtosari View dari tahun ke tahun tidak luput dari peran masyarakat sekitar, dikelola secara mandiri, pengembangan Tirtosari View turut melibatkan warga sekitar.

Sekretaris Desa Penanggal, Mufidun Alamin mengatakan bahwa konsep wisata Tirtosari View merupakan pariwisata yang berbasis masyarakat. “Semua pelakunya melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari pokdarwisnya, PKL, trainer, dan semua elemen yang terlibat,” jelasnya.

Dijelaskan lagi, dilibatkannya masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan wisata berkelanjutan atau istilah saat ini Sustainable Tourism. Pengembangan SDM juga tidak luput dari sorotan, seperti trainer dan fasilitator outbond sudah bersertifikat, artinya tidak abal-abal.

“Para trainer dan fasilitator outbound kami berdayakan dari masyarakat (karang taruna), mereka semua sudah tersertifikasi,” imbuhnya kemudian.

Berbagai wisata di Tirtosari View adalah salah satu media bagi para pengunjung untuk kegiatan di alam. Fasilitas yang disediakan bisa digunakan instansi maupun komunitas untuk mempererat kekompakan, kebersamaan, toleransi, fokus, dan tanggung jawab.