Pohon Beringin Baru Ditanam di Tengah Alun-alun Lumajang

Lumajang, Motim – Pasca tumbangnya Pohon Beringin di tengah Alun-alun Lumajang, pihak Pemkab telah menggantinya dengan pohon yang baru. Pohon Beringin yang baru telah ditanam, Jumat (22/1/2021).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperawati menanam bersama pohon tersebut. Dengan harapan, Pohon Beringin yang baru bisa maksimal dan menggantikan pohon berusia 141 tahun yang telah tumbang.

Thoriqul Haq menyampaikan, bahwa beringin menjadi simbol khas Alun-alun yang harus tetap ada. Beringin baru itu berusia 5 tahun dan merupakan hibah dari pasangan Irawan dan Ica, warga Desa Karangsari, Sukodono.

“Beringin tetap menjadi identitas Alun-alun yang akan tetap berdiri kokoh, sebagai simbol tempat bertemunya masyarakat, tempat masyarakat mencari senang dan kebahagiaan,” ujar bupati.

Bupati meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Harismawati agar membuat tulisan di sekitar beringin agar masyarakat yang berkunjung mengetahui informasi tentang sejarah beringin Alun-alun Lumajang.

“Kami berharap roboh dan penanaman kembali beringin ini menjadi catatan sejarah yang bisa diketahui oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang mengajak masyarakat agar memaknai penanaman beringin di Alun-alun menjadi simbol semangat masyarakat Lumajang bahwa masyarakat Lumajang mampu bangkit dari setiap keterpurukan termasuk mampu bangkit dari hantaman ekonomi akibat wabah Covid-19.

“Sebagaimana komitmen bupati dan saya, kami menanam sebagai simbol pemerintahan, karena selalu setia mendampingi pemerintah kabupaten lumajang, karena berhadapan dengan kantor pelayanan rakyatnya, sebagai tempat yang membahagiakan rakyatnya,” ujarnya.

Indah menjelaskan bahwa pohon beringin yang tumbang sengaja tidak dipindahkan, hanya dibersihkan dan dipercantik berdampingan dengan pohon beringin baru dengan harapan dapat tumbuh lebih cantik dan indah. (fit)