Wakil Bupati dan Kadispendik Nyatakan Program Gempita Desa Berjalan Lancar

Wakil Bupati dan Kadispendik Nyatakan Program Gempita Desa Berjalan Lancar
Bimtek Gempita Desa. (*)
Lumajang, Motim - Program Gerakan Membangun Pendidikan Kesetaraan Desa (Gempita Desa) digadang gadang mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lumajang. Program ini pun menjadi salah satu yang diprioritaskan.

Sayangnya, program tersebut di beberapa desa diduga tidak berjalan seperti yang diharapkan. Karena selama ini tidak ada kegiatan. Bahkan ada Kepala Desa yang tidak mengetahui adanya program yang diprioritaskan itu.

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Agus Salim membantah semua dugaan itu. Ia menyampaikan jika kegiatan kesetaraan itu dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) desa masing-masing. Kalau pun tidak jalan, masih kata Agus, itu karena pandemi.

“Mungkin mereka masih libur. Karena ini kegiatan belajar masyarakat, pelaksanaannya itu terserah mereka, mau siang, mau pagi atau pun malam itu bebas,” jelasnya.

Menurutnya, walau pun mereka libur satu bulan itu tidak apa-apa. Tergantung kesepakatan para guru dan siswa di PKBM itu. Namun tetap harus ada peningkatan mutu. “Bisa diberi PR, dikasih tugas dan lain-lain, itu apa kata gurunya,” tambahnya.

Agus menyampaikan, apabila program itu diserahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan, itu merupakan suatu kesalahan. Sebab yang namanya kegiatan masyarakat, mulai tingkat RT, RW, sampai camat seharusnya ikut turun dan membantu. “Harapannya, kepala desa juga ikut membantu jalannya program tersebut, semuanya harus ikut terlibat,” jelasnya lagi.

Pada kesempatan lain, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati ketika dikonfirmasi terkait hal ini menyampaikan, bahwa Pemerintah sudah menginstruksikan kepada Tim Percepatan IPM untuk terus melakukan pengawalan. “Itu sudah kita instruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan,” ucapnya.(cw7)