Benjut Dimassa Usai Tuntun Motor Warga, Ternyata Pelaku Alami Gangguan Jiwa

Benjut Dimassa Usai Tuntun Motor Warga, Ternyata Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Abdul Rosid ketika berada di Polsek Jatiroto
Lumajang, Motim - Benjut dimassa akibat tuntun sepeda motor dari dalam rumah warga, Abdul Rosid (37), asal Desa Ngelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember diserahkan ke Polsek Jatiroto.

Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh massa di Desa Sukosari.

Peristiwa itu bermula pada saat Rosid mendatangi rumah Arsim (65), warga Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto pada hari Sabtu (13/2/21), malam sekira pukul 19.30 WIB. dengan mengucapkan salam dan sempat berjabat tangan dengan pemilik rumah.

Arsim yang ketika itu merasa tidak kenal kepada Rosid, terus berusaha bersikap baik. Hingga akhirnya Rosid memegang setir sepeda motor yang diparkir di dalam rumahnya dan kemudian menuntun keluar.

Sontak Arsim merebut kembali sepeda motornya, dan terjadilah aksi tarik menarik berebut sepeda motor itu. Melihat Rosid yang tak mau menyerah, Arsim kemudian berteriak dan mengundang massa, sehingga terjadilah pemukulan yang dilakukan beramai-ramai.

"Setelah bersalaman dengan pemilik rumah, Rosid yang melihat sepeda motor itu dan mengakui sebagai miliknya, kemudian menuntunnya keluar rumah tepat di hadapan Arsim," jelas Kapolsek Jatiroto, Minggu (14/2/21).

Setelah diserahkan ke Polsek Jatiroto, pihaknya melakukan interogasi kepada pelaku Abdul Rosid dan ternyata tidak nyambung. Akhirnya petugas berusaha menghubungi keluarga pelaku dengan berbekal kartu identitas yang dibawanya.

Setelah keluarga pelaku yang bernama Selamet mendatangi Polsek Jatiroto bersama Kepala Desa dan Kepala Dusunnya memberikan keterangan, jika pelaku Abdul Rosid mengalami gangguan jiwa.

Setelah dilakukan mediasi yang juga dihadiri oleh Kepala Desa Sukosari beserta Kepala Dusun setempat, keluarga Abdul Rosid memaklumi peristiwa tersebut. Selanjutnya, Abdul Rosid akan dirawat di Rumah Sakit Jiwa Malang.

Kapolsek Jatiroto menghimbau kepada masyarakat supaya tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan.

"Masyarakat harus bisa mengenali siapa saja yang keluar masuk kampung dan harus waspada. Bila terjadi sesuatu jangan main hakim sendiri," himbaunya sembari mengingatkan.(cw7/cho)