Dampak Banjir, Banyak Hewan Ternak Mati

Hewan ternak milik warga yang mati. (*)
Lumajang, Motim - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, telah menyebabkan banyak kerugian materil. Diantaranya adalah, banyak hewan ternak milik warga yang mati.

“Dari laporan sementara yang saya terima pagi ini, sangat banyak kerugian materil yang diderita oleh warga. Ada juga ternak,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Drs. Agus Triyono, Minggu (28/2/2021) pagi.

Sekda menyebut, banyak kambing dan ayam milik warga yan ditemukan mati. “Ada belasan ekor kambing yang mati, kalau ayam sudah ratusan ekor,” jelasnya.

Agus Triyono menambahkan, dampak banjir terparah terjadi di sejumlah desa di 2 kecamatan. Yakni Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Kedungjajang.

Ini merupakan banjir besar yang pertama kali dialami warga di sana sejak puluhan tahun yang lalu. “Informasi dari warga, yang sudah 42 tahun di sini, sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini,” ungkapnya.

Menurutnya, memang di wilayah tersebut, bukan wilayah rawan banjir. Sehingga persiapan warga juga minim untuk antisipasi terjadinya banjir akibat luapan sungai setempat.

“Oleh karena itu kesiapsiagaan warga juga berbeda denga daerah lainnya yang berlangganan banjir,” ungkapnya.

Lanjut Sekda, ada sebagian warga yang masih tinggal di tempat pengungsian. Namun cukup banyak warga yang memilih tinggal di rumah masing-masing. “Karena ada warga yang memilih bersih-bersih rumah,” pungkasnya. (fit)