Diduga Mau Pesta Sabu, 3 Remaja Ditangkap

Diduga Mau Pesta Sabu, 3 Remaja Ditangkap
Ketiga pelaku ketika diamankan di Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang mengungkap 2 kasus tindak pidana Narkotika jenis shabu dengan mengamankan 3 pelaku berikut barang buktinya, Kamis (4/2/21).

Kasat Resnarkoba, AKP Ernowo ketika dikonfirmasi Memo Timur menuturkan ketiga pelaku diringkus oleh anggotanya pada hari yang sama di tempat yang berbeda.

Kedua pelaku berinisial YFR (18), bersama DM (17), warga Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto ditangkap ketika hendak melakukan pesta shabu di dalam kamar kost YFR, yang beralamat di jalan Bengawan Solo, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang sekira pukul 00.30 WIB. dini hari.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sebuah plastik klip ukuran kecil yang berisi shabu dengan berat kotor 0,27 gram beserta seperangkat alat hisap shabu yang terbuat dari botol plastik dan korek api gas warna hijau. Dua buah hp masing-masing merk Oppo F5 warna silver dan Samsung J2 warna hitam.

Petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru nopo P-6131-MN yang digunakan oleh pelaku sebagai sarana transportasi.

“Pada saat kita geledah, kita temukan barang bukti tersebut di dalam kamar YFR,” ucap AKP Ernowo, Jum’at (5/2/21).

Setelah dilakukan pengembangan, petugas juga berhasil meringkus pelaku berinisial YAP (18), di rumahnya yang berada di Perumnas Jatiroto, Desa/ Kecamatan Jatiroto sekira pukul 19.30 WIB.

Di dalam rumah pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB), diantaranya 1 buah plastik klip ukuran kecil berisi shabu seberat 0,36 gram dan 2 buah potongan plastik bekas tempat shabu beserta seperangkat alat hisap shabu yang terbuat dari botol bekas minuman.

Sebuah hp merk Realme warna biru dan sebuah pipet kaca beserta 2 buah korek api gas warna hitam dan biru.

Selanjutnya, pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Lumajang guna proses penyidikan lebih lanjut. “Pelaku sudah kita amankan dan kita jerat dengan UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Kasat Resnarkoba.(cw7/cho)