Dukun Tewas Bersimbah Darah Leher Nyaris Putus

Dukun Tewas Bersimbah Darah Leher Nyaris Putus
Mayat korban ketika dievakuasi menuju rumah sakit
Lumajang, Motim - Warga Dusun Curah Jeruk, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko gempar setelah Sumarno (60), warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamarnya dengan kondisi leher nyaris putus.

Informasi yang berhasil diperoleh Memo Timur di sekitar lokasi kejadian menjelaskan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh Suwarsini yang tak lain istri korban. Melihat hal itu spontan dia berteriak keras minta tolong.

Mendengar hal itu keponakan korban berlari menuju rumah korban untuk melihat dan memastikan apa yang terjadi. Namun, begitu hendak masuk ke rumah korban, dia melihat seorang pria memegang celurit yang masih blepotan darah keluar dari dalam rumah korban.

Keponakan korban ketakutan dan lari memanggil warga. "Pelaku kabur lewat pintu belakang. Pelaku mengenakan celana jeans, baju kotak-kotak dan memakai helm warna hitam," kata salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Muarip kepada Memo Timur mengatakan, korban sering banyak tamu, ada yang berobat, ada pula yang meminta syarat-syarat agar apa yang menjadi tujuannya bisa tercapai.

"Tamunya rata-rata orang luar desa sini. Kalau warga sini ya biasa-biasa saja," ucapnya.

Korban asli warga Dusun Curah Jeruk, Desa Kebonsari. Selama hidupnya korban dikenal baik meski kurang berkomunikasi bersama masyarakat.

"Mudah-mudahan polisi segera menangkap pelakunya," harapnya.

Sementara itu Kapolsek Sumbersuko, AKP Edi Santoso, SH ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembacokan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

Dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang tak jauh dari lokasi kejadian, tidak diketemukan ciri-ciri pelaku.

“Pelakunya OTD (Orang Tidak Dikenal) dan masih dalam proses penyelidikan. Sedang mayat korban sudah diamankan di kamar mayat RSUD dr. Haryoto,” tegas Kapolsek Sumbersuko.(cw7/cho)