Libas Adventure Trail Resmi Berbadan Hukum dari Kemenkumham

Lumajang, Motim - Libas Adventure Trail Lumajang resmi berbadan hukum. Komunitas pecinta motor trail itu sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) dengan nomor AHU-0012837.AH.01.07. Tahun 2020.

"Alhamdulillah, tidak lebih dari satu bulan diproses, akta pendirian sudah sah dan disahkan secara hukum oleh negara," ucap Ketua Team Libas Adventure Lumajang, Fendi Eko Prayitno, S.H., M.H, Rabu (3/2/2021).

Lanjutnya, SK yang didapat dari Kemenkumham itu tidak lepas dari peran Notaris Prawita Dwi Chairini, S.H., M.KN. Karena tidak mudah untuk mendapatkan SK tersebut. Harus melalui proses yang cukup panjang.

"Mulai dari pembentukan Tim Penyusun AD/ART, Visi dan Misi serta Struktur Kepengurusan. Dan alhamdulillah semua berjalan mulus tanpa ada revisi ataupun penolakan terkait Nama Team ataupun lainnya dari Kemenkumham RI," ujarnya.

"Tentunya ini juga berkat tekad kuat dari Pengawas, Pembina, Penasehat, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara Team Libas. Gass Poll Rem Blongg. Loss dolll!," tambahnya.

Fendi menyebut, 7 Pengurus/Organ Team Libas yang disahkan Kemenkumham RI adalah pribadi yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menduduki posisinya. Serta dianggap cocok untuk menjalankan Visi dan Misi serta menjaga maruah dan kredibilitas Team Libas.

Mereka adalah Fendi Eko Prayitno, S.H.,M.H. (Ketua), Pringgo Soebowo, S.H., M.Kn. (Sekretaris), Ulum Dimas Ridho (Wakil Ketua 1), Ulumbiya (Wakil Ketua 2), Mohammad Hasan (Bendahara), Abdul Jalal (Penasehat/Ketua Pengawas), dan Arief Supriantoro, S.H. (Pembina/Anggota pengawas).

"Dengan disahkannya Team Libas tentunya Kami harus Solid dan bisa menjaga hubungan baik dengan Komunitas Trail lainnya di Lumajang pada khususnya dan di Nusantara pada umumnya," harapnya.
Fendi mengatakan, dengan adanya pengesahan dari Kemenkumham RI, Team Libas Adventure Trail Lumajang kini bukan komunitas/perkumpulan abal-abal atau kaleng-kaleng. "Kita sudah sah dimata hukum dan telah diakui Negara untuk itu jagalah nama baiknya," ucap pria yang akrab disapa Fendi Chiphenk itu.

Ia menambahkan, Libas Adventure Trail Lumajang bukan sekedar sekumpulan orang-orang yang menyalurkan hobi ngetrail. "Tapi juga untuk silaturahmi sambil berbagi sesama utamanya warga kurang beruntung," pungkasnya.

Sebagai tanda syukur, Libas Adventure Trail Lumajang pada hari Minggu (31/1/2021) mengadakan tasyakuran secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan pandemi covid 19 yang ditetapkan Pemerintah. (cho)