Pencuri Tofoor Panel Gardu PLN Dijebloskan ke Rutan

Pencuri Tofoor Panel Gardu PLN Dijebloskan ke Rutan
Pelaku ketika diamankan petugas
Lumajang, Motim - Pelaku pencurian kabel yang ada di gardu listrik milik PLN ditangkap. Pelaku yang menyerupai petugas PLN berhasil diamankan usai melancarkan aksinya di Dusun Rejosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono pada hari Minggu (14/2/21), sekira pukul 16.00 WIB.

Hendik Purwahyudi, Manager Unit Layanan Pelanggan ( ULP) PLN Lumajang menyampaikan jika pihaknya menerima pengaduan apabila ada orang mencurigakan yang mengotak atik gardu milik PLN. Mengetahui hal itu dirinya memerintahkan petugas untuk mengecek lokasi yang dimaksud.

Sesampainya di lokasi, petugas PLN mendapati seseorang yang berseragam mirip dengan petugas PLN sedang mengobrak abrik isi dari kotak besi yang ada di gardu listrik. Setelah itu pelaku kabur dengan membawa trafo dan kabel menuju arah utara.

Selanjutnya, pelaku yang kabur terus dibuntuti oleh petugas PLN dan berhasil mengamankan pelaku. Pelaku yang ditangkap, kemudian diserahkan ke Polsek Sukodono untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Karena belakangan ini sering kehilangan alat kelistrikan, pihaknya kemudian melakukan inventarisir peralatan dan material yang ada di gardu. Sejauh ini baru diketahui ada 5 atau 6 lokasi yang peralatannya hilang.

"Yang hilang itu di Sumberjo, Klakah, Jalan Gubernur Suryo atau embong kembar, Desa Nogosari, dan jalan Wahid Hasyim Kelurahan Citrodiwangsan," jelas Hendik saat dihubungi Memo Timur, Senin (15/2/21).

Ia menambahkan, jika yang dicuri pelaku merupakan material dan peralatan cadangan yang digunakan untuk melakukan percepatan penanganan apabila terjadi gangguan. Bila alat tersebut hilang atau dicuri, akan menghambat penanganan gangguan.

"Yang hilang itu seperti pengaman petir dan pengaman arus, jika itu tidak ada akan sangat membahayakan para pelanggan," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap supaya kasus tersebut terus ada tindak lanjut dari aparat kepolisian.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.IK, M.Si, melalui Paur Subbag Humas, Ipda Andreas Shinta PW, SH membenarkan peristiwa pencurian itu.

Dari tangan pelaku berinisial R (40), warga Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah Tofoor Panel Gardu PLN 1,5 meter dan 3 buah MH Fuse.

Dari kejadian tersebut, kerugian yang dialami oleh PLN ditaksir sekitar Rp. 24.000.000,-.

"Pelaku ditindak tegas terukur. Kasusnya masih dilakukan pengembangan," pungkas Paur Subbag Humas.(cw7/cho)