Penggunaan Plastik Sekali Pakai Perlu Lebih Dikurangi

Aksi masyarakat Lumjang membersihkan sampah. (*)
Lumajang, Motim - Di momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang akan jatuh pada 21 Februari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang berkeinginan, penanggulangan sampah plastik lebih maksimal lagi. Penggunaan plastik sekalai pakai perlu lebih dikerungi.

Peraturan Bupati Lumajang Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pembatasan Sampah Plastik Sekali Pakai sudah dikeluarkan untuk mengatasi hal tersebut. Diharapkan bisa dipatuhi oleh masyarakat, sehingga sampah plastik bisa lebih berkurang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati menyampaikan, sesuai dengan Perbup tersebut, pemerintah daerah telah menetapkan kawasan pengurangan penggunaan Plastik Sekali Pakai (PSP).

Penetapan itu berdasarkan intensitas penggunaan, yaitu kantor pemerintahan, kantor/perusahaan swasta, pelaku usaha diantaranya retail/toko modern, perhotelan, restoran, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.

"Sejak dikeluarkannya peraturan tersebut, banyak pelaku usaha baik retail/toko modern termasuk restoran yang tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai sebagai kantong," ucap dia.

Selain itu, dikatakan Yuli, untuk memaknai peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021 kali ini, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap produktif dengan bijak memilah-milah sampah.

"Tetap aktif dengan minim sampah itu keren, tetap produktif dengan olah pilah sampah itu andalan. Jangan menuding sampah menjadi msalah, kitalah yang harus berubah. Cegah, Olah, Pilah sampah mulai dari rumah, lalu angkut buang di tempat pembuangan sampah," pungkasnya. (fit)