Perhutanan Sosial di Lumajang Akan jadi Percontohan Daerah Lainnya

Perhutanan Sosial di Lumajang Akan jadi Percontohan Daerah Lainnya
FGD Pengembangan Kawasan Terintegrasi Berbasis Perhutanan Sosial. (fit)
Lumajang, Motim - Pemerintah pusat segera mengembangkan program perhutanan sosial di Kabupaten Lumajang. Sehingga nantinya Lumajang bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya yang memiki potensi serupa.

Program tersebut akan dikembangkan di kawasan Kecamatan Senduro. Upaya demi upaya telah dilakukan Pemkab Lumajang dengan berbagai pihak terkait untuk mematangkan perencanaan. Terakhir, Forum Group Discusion (FGD) Pengembangan Kawasan Terintegrasi Berbasis Perhutanan Sosial digelar di Gedung Panti PKK, Kamis (11/2/2021).

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyampaikan, perhutanan sosial di Lumajang sudah menjadi prioritas nasional. “Perhutanan sosial di Lumajang sudah ada, di Desa Burno. Ini ide sekian waktu, kemudian muncul perhutanan sosial yang terintegrasi, dengan agrowisata dan lain-lain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya pada wartawan usai FGD digelar.

Lanjutnya, Lumajang menjadi prototype, sehingga bisa ditiru oleh daerah lainnya yang seperti Lumajang. “Ini banyak kabupaten lain seperti Lumajang, yang bisa dikembangkan dengan ide besar dan melibatkan banyak masyarakat dengan integrasi ini. Dengan wisata, pertanian, masyarakat sejahtera dengan menggunakan lahan hutan,” ungkapnya.

Sementara, Asisten Deputi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Sugeng Harmono menegaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan perhutanan sosial di Lumajang. Nantinya, jika sudah berjalan, Presiden Joko Widodo akan datang ke Lumajang, melihat langsung perhutanan sosial tersebut.

“Memang dari hasil diskusi kami, ada 2 daerah yang jadi pilihan untuk perhutanan sosial, di Lumajang dan Belitung. Kita lihat Lumajang cukup potensial untuk pengembangan perhutanan sosial, seperti wisata dan lainnya. Sehingga Lumajang jadi prioritas untuk itu. Bisa untuk direplikasi daerah lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam program ini, memang konsepnya terintegrasi dengan semuanya. “Semua kementerian, lembaga, Pemda, bisa mendukung program perhutanan sosial,” katanya.

Dengan adanya perhutanan sosial, nantinya potensi di Lumajang dan sekitarnya juga akan ikut dikembangkan. “Dalam rangka pengembangan potensi wisata di Bromo Tengger Semeru (BTS), semua potensi di Lumajang dan sekitarnya akan kita kembangkan,” pungkasnya. (fit)