Sakit Parah, TKI asal Desa Tunjung Meninggal di Malaysia

Jenazah tiba di rumah duka. (*)
Lumajang, Motim - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, bernama Nur Aini meninggal dunia di Malaysia. Jenazahnya sudah dipulangkan ke tanah air dan dimakamkan di kampung halamannya.

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lumajang ikut membantu dalam proses pemulangan jenazah ke Indonesia.

Wakil Ketua SBMI Lumajang, Madiono melaporkan, Nur Aini mulai bekerja di Malaysia sejak 2015. Namun sebelumnya, yang bersangkutan pernah bekerja di Arab Saudi, Qatar, dan Oman.

"Pada awal 2018 beliau pulang ke Indonesia lalu pada bulan September 2019 kembali bekerja ke Malaysia dengan visa pelancong," kata Madiono, Minggu (28/2/2021).

Lanjutnya, Nur Aini mulai menderita sakit parah sejak akhir Desember 2020. Ia sempat menjalani rawat inap di rumah sakit setempat.

Setelah keluar dari rumah sakit, Nur Aini tinggal bersama adiknya di sana. Kemudian pada 16 Februari Ia dikabarkan meninggal dunia.

Sebelum meninggal dunia, SBMI Lumajang sudah mendapat informasi kondisi Nur Aini. SBMI Lumajang juga sempat berkoodinasi dengan Kepala Desa Tunjung, untuk mengurus administrasi agar yang bersangkutan bisa mendapat bantuan dan bisa dipulangkan ke Indonesia.

"Selama proses Penggalangan dana untuk biaya pemulangan, ternyata Ibu Nur Aini meninggal dunia," ujar Madiono.

Karena keluarga tidak mampu membayar biaya pemulangan jenazah, SBMI Lumajang kemudian membantu mengajukan bantuan ke KBRI Malaysia.

"Alhamdulillah Kepala KBRI Malaysia mengabulkannya. Sampai di Surabaya pemulangan jenazah Ibu Nur Aini difasilitasi BP2MI Surabaya," ucapnya.

Jenazah tiba di rumah duka, Jumat (26/2/2021). Kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. (fit)