Spesialis Curanmor Parkiran Masjid, Warga Jember Akui 7 TKP

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid, Warga Jember Akui 7 TKP
Pelaku ketika diringkus Tim Resmob Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Baru semenit hirup udara bebas, Moch. Rivqiandri (25), warga asal Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, kembali diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Lumajang. Pelaku ditangkap tepat di depan pintu Lapas Kelas IIB Lumajang pada hari Senin (15/2/21), sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.IK., M.Si melalui Paur Subbag Humas, Ipda Andreas Shinta PW, SH kepada Memo Timur menuturkan pelaku dijerat Pasal 363 KUHP karena melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yaitu mencuri sepeda motor sasarannya parkiran masjid.

Pelaku melancarkan aksinya di halaman masjid As Syuhadak yang berada di Dusun Pondok Kobong, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung pada tanggal 4 Desember 2018 lalu. Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak bekerja sendirian melainkan dibantu oleh temannya dan berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy.

"Teman pelaku yang berinisial A (19), sudah tertangkap dan sedang menjalani hukuman," jelas Paur Subbag Humas.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam.

Dengan bermodalkan kunci palsu alias kunci leter T, pelaku berhasil merusak sepeda motor yang menjadi incarannya. "Sasarannya parkiran Masjid," terangnya.

Setelah dikembangkan terungkap jika pelaku pernah beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang beberapa kali. Diantaranya di masjid Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto dan berhasil membawa kabur Sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam.

Honda Beat warna merah di Perumnas Jatiroto. Kemudian di Masjid Curahwedi Jatiroto berhasil membawa kabur Honda Beat warna putih.

Di masjid Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung berhasil membawa kabur Honda Scoopy warna cokelat abu-abu. Kemudian di Koperasi Mawar di kecamatan yang sama membawa kabur Honda Beat warna putih.

Selanjutnya di Masjid Mujahidin Kecamatan Rowokangkung pelaku membawa kabur Honda Beat warna merah putih dan yang terakhir di pasar Kunir, Kecamatan Kunir pelaku berhasil membawa kabur Honda Beat warna hitam.

"Kasus ini masih terus dilakukan pengembangan, untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dan diduga masih ada TKP lain yang belum terungkap," pungkas Paur Subbag Humas.(cw7/cho)