Tipidkor Polres Lumajang Telusuri Dugaan Penyimpangan Pembangunan Sirkuit BMX

Tipidkor Polres Lumajang Telusuri Dugaan Penyimpangan Pembangunan Sirkuit BMX
Sirkuit BMX yang ada di Desa Purwosono

Lumajang, Motim - Pembangunan Sirkuit BMX di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko sempat menjadi sorotan. Pasalnya, diduga ada penyimpangan dalam pembangunan sirkuit dengan anggaran Rp 448 juta tersebut.

Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Lumajang pun mulai menelusuri dugaan penyimpangan itu. Kasat Reskrim, AKP Masykur, SH., melalui Kepala Unit Tipidkor, Ipda Muljoko, SH., menuturkan, pihaknya sudah menangani persoalan ini sejak seminggu yang lalu.

Muljoko menegaskan, tim pelaksana dari CV. Raja Seratus sudah dipanggil ke Polres Lumajang. Pihaknya juga sudah meminta berkas-berkas yang berkaitan dengan pembangunan sirkuit untuk Porprov 2022 tersebut, sebagai bahan penyelidikan.

“Yang kita minta itu seperti perijinan CV, RAB (Rencana Anggaran Belanja), uji lab dan lain-lain dari pihak-pihak terkait,” ujarnya ketika ditemui Memo Timur di ruang kerjanya, Rabu (24/2/2021).

Selain memanggil tim pelaksana, pihaknya juga akan memanggil pengawas dari CV Rekatama Trimata dan Pejabat Pengambil Kebijakan (PPK) dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta panitia penerima hasil pekerjaan.

“Masih kita lakukan pendalaman dan penelitian dokumen. Dokumen yang kita minta masih belum lengkap, belum diserahkan semua,” imbuhnya.

Abdul Azis dari CV. Raja Seratus, ketika dikonfirmasi Memo Timur, menyampaikan jika pihaknya sudah mendatangi Unit Tipidkor Polres Lumajang untuk melakukan klarifikasi. “Baru satu kali, untuk klarifikasi saja. Saya ke sana itu hanya mewakili saja Mas,” jelasnya.(cw7/cho)