Gasak Uang Arisan di Jok Motor, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Gasak Uang Arisan di Jok Motor, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Lokasi sepeda motor korban ketika diparkir
Lumajang, Motim - Aksi pembobolan jok motor yang terjadi di parkiran sekolah MI Al Ghozali Kelurahan Rogotrunan, menimpa Siti Aisyah, warga Dusun Pandansari, Desa Tukum Lor, Kecamatan Tekung mengalami kerugian jutaan rupiah.

Berdasarkan unggahan di media sosial facebook oleh akun bernama Fandi Tukum, peristiwa tersebut terekam Camera Closed Circuit Television (CCTV) pada hari Jum'at (5/3/21) sekira pukul 14.30 WIB.

Kepada Memo Timur Fandi menyampaikan jika Siti Aisyah merupakan saudaranya yang baru setahun bekerja sebagai karyawan Tata Usaha (TU) di sekolahan tersebut.

Awalnya korban berangkat dari rumah menuju salah satu bank untuk mengambil sejumlah uang. Kemudian korban mampir ke beberapa tempat untuk menarik uang arisan yang dikelolahnya.

Karena ada berkas yang hendak diambilnya di tempat ia bekerja, korban mampir dan memarkirkan sepeda motor Suzuki Spin miliknya di depan masjid kemudian korban mengambil berkas.

Dari rekaman CCTV, nampak 2 orang laki-laki berboncengan menggunakan motor diduga jenis Tiger melintas di dekat korban memarkirkan kendaraannya.

Tak lama kemudian, 2 orang laki-laki tersebut kembali dengan salah satu pelaku berjalan kaki dan mendekati motor korban. Tak butuh waktu lama, pelaku yang mengenakan helm warna putih, langsung membobol jok motor milik korban mengambil tas kresek warna putih yang di dalamnya berisi uang.

Kepala sekolah yang memergoki pelaku langsung lari, namun kedua pelaku berhasil kabur dan membawa hasil curiannya.

"Itu yang diambil uang 4 juta dari bank sama uang arisan Mas," kata Fandi ketika dihubungi Memo Timur.

Tak lama kemudian, korban didampingi kepala sekolah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota. "Sudah dilaporkan ke Polsek setelah itu, sama kepala sekolahnya," jelas Fandi.

Kapolsek Kota, Iptu Samsul Hadi, SH., MH., ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Saya cek belum ada laporan, mungkin lapor ke Polres," ujarnya.

Sementara Paur Subbag Humas, Ipda Andreas Shinta PW, SH saat dihubungi pihaknya juga tidak menerima laporan kejadian itu. "Saya tanya ke SPKT tidak ada laporan kejadian itu, mungkin belum laporan Mas," ucapnya.(rus)