H. Atok Hasan Sanusi: BAZ, Basnaz atau Baznas?

H. Atok Hasan Sanusi: BAZ, Basnaz atau Baznas?
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi
Lumajang, Motim - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi menyampaikan, saat ini masih banyak masyarakat yang keliru menyebut atau menulis ‘Baznas’.

“Ada yang menulis BAZ, Baznas, Basnaz, Baznaz, bahkan ada yang menyebut Basarnas,” katanya pada Memo Timur, Jumat (5/3/2021).

Sehingga, pihaknya pun harus terus mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat. Utamanya ketika menyalurkan bantuan.

“Kita perlu mensosialisasikan, agar Baznas lebih membumi lagi, lebih dikenal,” ucapnya.

H. Atok menegaskan, menurut UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, penyebutan yang benar adalah Baznas kependekan dari Badan Amil Zakat Nasional. Dulu ketika masih UU No 38 Tahun 1999 masih BAZ atau Badan Amil Zakat.

“Kalau ditulis Baznaz tentu kepanjanganya berarti Badan Amil Zakat Nazional, jika Basnaz singkatan dari Badan Amil Sakat Nazional, agak parah ini,” lanjutnya.

Namun ketika ada proposal atau permohonan bantuan ke Baznas, jika ada yang salah tulis, pihaknya tentu sangat memahami. Tak perlu pemohon merevisinya. Baznas tetap memproses permohonan tersebut.

“Kalau proposal masuk, salah sebut kita maklumi, karena mereka masih belum tahu,” pungkasnya. (fit)