Hampir 3 Bulan, Pelaku Penusukan di Jalan Soekarno Hatta Belum Tertangkap

Hampir 3 Bulan, Pelaku Penusukan di Jalan Soekarno Hatta Belum Tertangkap
Hesa Saputra ketika mendapat perawatan medis
Lumajang, Motim - Sudah hampir 3 bulan berlalu, YN (27), pelaku penusukan yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta pada Rabu (6/1/21) lalu hingga saat ini belum tertangkap.

Masyarakat berharap agar petugas Polsek Sukodono bekerja lebih extra lagi, lebih semangat lagi supaya pelaku segera tertangkap.

"Soalnya opini di tengah masyarakat simpang siur, jika tertangkap kan menjadi jelas dengan sebenarnya," ucap Sahroni.

Kapolsek Sukodono, AKP Edi Santoso, SH ketika dihubungi Memo Timur menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan orang tua pelaku. Dan orang tua pelaku menyanggupi untuk menyerahkan anaknya ke pihak berwajib.

Sampai saat ini pelaku belum diserahkan oleh orang tua pelaku karena keberadaan pelaku sendiri belum diketahui.

“Kita lakukan pendekatan lagi ke orang tuanya, jika tidak segera diserahkan ya terpaksa kita akan ambil tindakan,” ujar AKP Edi Santoso yang baru menjabat sebagai Kapolsek Sukodono, Jum’at (19/3/21).

Kapolsek Sukodono menegaskan, apabila pihaknya nanti melakukan penangkapan paksa dengan cara-cara kepolisian. Jika sampai terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki oleh orang tua pelaku, jangan salahkan petugas. Apalagi pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku.

“Kita hormatilah, yang jelas orang tua pelaku punya kesanggupan untuk menyerahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, gara-gara Handphone miliknya hilang, seorang remaja berinisial YN (27), asal Dusun Krajan, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, nekat menganiaya Hesa Saputra (19), asal Dusun Tugusari, Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, menggunakan sebilah pisau.

Akibatnya, Hesa Saputra ambruk dengan kondisi luka robek pada lengan tangan sebelah kiri dan paha sebelah kiri. Beruntung korban segera ditolong warga dan dilarikan ke Rumah Sakit di Lumajang.(rus)