Harga Telur Ayam di Lumajang Mulai Stabil

Salahsatu peternakan ayam petelur di Lumajang. (fit)
Lumajang, Motim - Harga telur ayam ras (petelur) di Kabupaten Lumajang mulai stabil. Setelah beberapa waktu lalu, sempat anjlok harganya di awal tahun dan mengalami kenaikan ketika Hari Raya Imlek.

Salahsatu peternak, Bahril Wahdah mengatakan, saat ini harga telur dari peternak Rp 21 ribu perkilogram. Sedangkan di tingkat konsumen harganya di kisaran Rp 22 ribu.

Sebelumnya, di awal tahun harga telur anjlok hingga Rp 20 ribu perkilogram. Kemudian mengalami kenaikan menjadi Rp 23 ribu perkilogram ketika Hari Raya Imlek.

"Sekarang normal, kita jual ke pedagang atau toko Rp 21 ribu perkilogram. Dulu sempat sampai turun di bawah Rp 20 ribu perkilogram," ungkap peternak ayam di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono tersebut, Rabu (10/3/2021).

Lanjutnya, untuk peternak dengan kapasitas besar yang bekerjasama dengan agen, harga jualnya bisa selisih hingga Rp 2 ribu perkilogram. "Kalau peternak besar bisa jual Rp 19 ribu perkilogram ke agen," ujarnya.

Namun saat ini, kata dia, di tengah pandemi justru ada kenaikan harga pakan. Namun harga telur ayam masih tetap bertahan.

"Ketika pandemi, harga pakan melonjak sekitar 20 persen, tapi ini udah berangsur turun. Untuk harga telur masih stabil," pungkasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perdagangan Lumajang, Aziz Fahrurrozi ketika dikonfirmasi, membenarkan harga telur ayam mulai stabil. Dari pantauan pihaknya, harga di pasaran atau tingkat konsumen harganya di kisaran Rp 22 ribu perkilogram.

"Ada yang Rp 21.500 perkilogram, ada yang Rp 22 ribu perkilogram," ujarnya. (fit)