Jalan Utama di Oro-oro Ombo Pronojiwo Rusak Parah, Warga Minta Segera Diperbaiki

Jalan Utama di Oro-oro Ombo Pronojiwo Rusak Parah, Warga Minta Segera Diperbaiki
Kondisi jalan di Desa Oro-oro Ombo
Lumajang, Motim - Jalan utama di Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo rusak parah. Warga setempat meminta segera ada perbaikan. Karena sudah bertahun-tahun jalan tersebut rusak dan belum diperbaiki.

Kondisi jalan tersebut pun juga ramai menjadi perbincangan di media sosial. Setelah ada akun yang menggunggah foto jalan itu di facebook.

Terlihat, nyaris aspal di jalan itu sudah tidak ada. Tinggal bebatuan kecil dan kerikil. Ditambah banyak sisi jalan yang berlubang.

Warga setempat menyampaikan, sudah bertahun-tahun jalan tersebut kondisinya rusak. Namun setahun terakhir ini, kondisinya semakin parah.

"Setahun terakhir ini yang rusaknya parah mas," kata warga yang namanya takut disebut.

Ia pun berharap, pihak terkait bisa segera melakukan perbaikan. Sehingga warga bisa nyaman dan aman melintas di sana. Karena jalan itu merupakan akses utama di Desa Oro-oro Ombo.

"Intinya kita cuma minta ada perbaikan jalan," ungkapnya pada Memo Timur, Minggu (28/3/2021).

Sementara Kepala Desa setempat, Suwarno ketika dikonfirmasi Memo Timur, membenarkan jika jalan tersebut rusak sejak lama. Ia menyebut, itu adalah jalan kabupaten sekaligus jalur evakuasi bencana Gunung Semeru. Sehingga yang punya wewenang melakukan perbaikan adalah pihak Pemkab Lumajang.

"Sudah lama tidak ada pembenahan," ujarnya saat dihubungi Memo Timur.

Namun pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Pemkab Lumajang agar segera dilakukan perbaikan. Bahkan Suwarno sudah menyampaikan langsung pada Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

"Tempo hari saya sudah bertemu bupati, sudah saya sampaikan," terangnya.

Sambil menunggu ada perbaikan, pihak Desa Oro-oro Ombo sudah beberapa kali melakukan penangan sementara di jalan rusak itu. Yakni dengan cara menutupi lubang dengan material pasir.

Namun ketika hujan turun, material itu kerap terkikis, terbawa air hujan. "Sudah empat kali kita lakukan perbaikan sementara, kita uruk dengan pasir. Tapi ketika hujan, terkikis air," jelas Suwarno.

Suwarno menegaskan, sejauh ini belum ada kepastian dari pihak Pemkab Lumajang kapan akan dilakukan perbaikan. Tapi pihaknya berharap, Pemkab Lumajang bisa segera melakukan perbaikan.

"Harapan kami, di tahun ini harus terealisasi," harapnya.

Ia menambahkan, jalan rusak yang berada di Dusun Kebonan dan Sumber Bulus itu kira-kira sepanjang 1,5 kilometer. Jalan itu merupakan akses utama untuk menuju ke Desa Pronojiwo dan Supiturang.

Selain itu, jalan yang rusak itu juga sebagai jalur utama untuk kegiatan perekonomian, pendidikan, dan kesehatan. Termasuk akses menuju ke Balai Desa Oro-oro Ombo.

"Jadi jalur ini untuk akses perekonomian, pertanian. Juga pendidikan, karena di sana ada sekolah. Termasuk kesehatan, karena itu jalan menuju bidan yang ada di sana. Jadi mengganggu masyarakat yang beraktifitas," pungkasnya. (fit)